lenterakalimantan.com, RANTAU – Kepala Dinas perpustakaan dan kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel yang diwakili kepala bidang pelayanan dan pembinaan perpustakaan Wildan Akhyar membuka secara resmi kegiatan pembinaan terhadap pengelola perpustakaan se-Kabupaten Tapin, bertempat di Aula Dispersip Tapin, Selasa (06/06).
Wildan Akhyar, keberadaan perpustakaan tidak hanya mencerdaskan akan tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat, karena itu peran perpustakaan sangat vital dan diakui oleh pemerintah pusat.
“Dengan mengetengahkan berbagai program yang intens dan serius dalam mengembangkan perpustakaan diharapkan perpustakaan di Kalsel dapat terakreditasi,”paparnya.
Dalam kesempatan itu Wildan Akhyar meminta agar pengelola perpustakaan dapat mengelola perpustakaan dengan lebih baik lagi, terutama dalam hal perbaikan infrastruktur dan pengelolaan yang profesional sehingga membuat masyarakat semakin berminat ke perpustakaan sehingga perpustakaan yang bersangkutan siap diakreditasi.
“Jika perpustakaan kita bagus, mantap diharapkan perpustakaan yang kita kelola tambah banyak pengunjungnya dan pastinya akan menaikan minat baca,” ujarnya.
Hj Arbayah SH menambahkan, kegiatan pembinaan perpustakaan dilaksanakan di 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan. Kabupaten Tapin merupakan kabupaten ke 6 yang mendapatkan pembinaan.
“Kegiatan ini bertujuan agar seluruh pengelola perpustakaan di Kalsel semakin bagus dan bisa melaksanakan pengelolaan perpustakaan dengan baik,” ujarnya.
Seperti yang dikatakan Hj Arbayah, sebuah perpustakaan yang baik minimal punya 1.000 judul buku dan harus punya sarana dan prasarana, SDM serta struktur organisasi.
“Dengan adanya pembinaan ini kita berharap perpustakaan yang ada di kabupaten Tapin dapat meningkat pengunjungnya dan SDM pengelola perpustakaan bertambah wawasannya dan orang yang datang bertambah banyak.” Tandasnya.
Acara pembinaan dihadiri Kabid Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan Dispersip Tapin Rusma Yuliarti serta narasumber kedua Drs H Muhammad perwakilan dosen luar biasa anggota IPI Kita Banjarmasin.


