lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sejak awal tahun 2024 sampai dengan saat ini terdapat lima warga di Banjarmasin yang menderita Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr. Tabiun Huda mengungkapkan cuaca yang tidak menentu saat ini membuat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti serta aedes albopictus makin merajalela.
“Dari 28 puskesmas di Banjarmasin hanya lima warga yang terpapar virus DBD yakni Sungai Jingah, Alalak Tengah, Pelambuan, Beruntung Raya dan Sunagi Andai,” ucap Huda.
Tabiun juga menambahkan, Selain itu ada juga kasus yang disebut Demam Dengue (DD) yang tercatat ada 12 kasus.
“Dari 12 kasus tersebut r Teluk Dalam, S. Parman, Sungai Mesa, Banjar Indah, Gedang Hanyar dan Pemurus Baru masin-masing satu orang. Kemudian Kayu Tangi, Sungai Jingah, dan Sungai Andai masing-masing dua orang,” tambahnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, selalu menjaga kebersihan, serta mengantisipasi pencegahan virus DBD dan DD ini.
“Kepada masyarakat Banjarmasin mari kita bersama-sama dalam mengantisipasi pencegahan virus ini dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, memusnahkan tempat-tempat yang memudahkan nyamuk untuk berkembang biak, dan membiasakan dengan PSN 3M Plus,” jelasnya


