lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Badan SAR Nasional (Basarnas) Banjarmasin melaporkan seorang anak berusia 9 tahun diduga tenggelam di Siring Joewita Barabai Selatan, Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel pada Jumat (23/2/2024).
“Benar, telah kami terima info bahwa terjadi musibah kondisi membahayakan manusia, 1 orang anak hilang dan diduga tercebur di siring jembatan joewita barabai selatan,” ujar Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad.
Ia mengatakan kronologis korban tenggelam sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, korban sedang mandi di Sungai bersama teman temannya. Selesai berenang, pada pukul 18.00 WITA korban kembali menuju Sungai untuk mengambil sendal korban yang tertinggal di pinggir Sungai.
“Namun korban belum kembali sampai pukul 22.30 WITA, menurut saksi seorang penjaga toko ada melihat korban mandi di Sungai dan ditemukan sandal korban berada di pinggir Sungai,” ucapnya.
Basarnas Banjarmasin pun mengirimkan personil dari Unit Siaga SAR Tabalong
sebanyak 4 orang menggunakan Armada Rescue Carrier dengan membawa Perahu Karet Menuju LKP.
“Untuk menuju ke lokasi guna melakukan pencarian. Kami berharap semoga korban lekas di temukan terlebih lagi dalam keadaan selamat,” pungkasnya.


