lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Banjir melanda wilayah Kecamatan Satui sejak Kamis 6 Juni – Sabtu 9 Juni 2024. Banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam beberapa hari terakhir, sehingga debit air meningkat hingga mencapai dada orang dewasa.
Bencana banjir ini merendam ribuan rumah warga di dataran rendah. Berdasarkan data dari papan pengumuman, setidaknya tercatat ada 2.861 Kepala Keluarga (KK) dan 8.543 jiwa dari sembilan desa yang terdampak banjir di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.
Saat banjir melanda, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu membuka dapur umum untuk menyiapkan ribuan bungkus makanan bagi warga di pengungsian.
Camat Satui, Ferdi Yosfi, saat diwawancarai oleh lenterakalimantan.com mengatakan bahwa berdasarkan data dari desa-desa, jumlah keseluruhan warga terdampak banjir ada sekitar 2.581 Kepala Keluarga (KK) dan 8.543 jiwa dari sembilan desa di Kecamatan Satui.
“Ia menjelaskan bahwa desa-desa yang terendam banjir meliputi Desa Barakat Mufakat dengan 670 KK (2.302 jiwa), Desa Sinar Bulan dengan 215 KK (731 jiwa), Desa Beruntung Raya dengan 405 KK (1.254 jiwa), dan Desa Sungai Danau dengan 139 KK (399 jiwa),” ucapnya.
Selain itu, Desa Sejahtera Mulia terdapat 266 KK (917 jiwa), Desa Pers Sungai Danau Raya dengan 567 KK (1.899 jiwa), Desa Satui Timur dengan 319 KK (1.041 jiwa), Desa Makmur Mulia dengan 10 KK (55 jiwa), dan Desa Satui Barat dengan 120 KK (120 jiwa).
Ferdi juga menerangkan, bahwa dalam sehari, dapur umum milik Dinas Sosial Tanah Bumbu menyiapkan sekitar 4.000 bungkus nasi untuk makan pagi, siang, dan malam bagi warga terdampak.
Pada 9 Juni 2024, cuaca cukup baik dan tidak hujan. Debit air juga mulai menurun. dari sembilan desa yang terdampak, dua desa yakni Desa Sejahtera Mulia dan Desa Jombang sudah aman dari banjir.
Berdasarkan pantauan pihaknya, sebagian warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya, sementara yang masih bertahan di pengungsian adalah warga yang rumahnya masih terendam dan akses jalannya terputus akibat banjir.
Adapun tempat pengungsian yang digunakan saat banjir ada dua titik, yakni Gedung Serba Guna di Desa Sungai Danau Pasar Bawah dan Sekolah SMP Negeri 4 di Desa Sinar Bulan.
Ferdi juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan dan pihak perusahaan yang telah memberikan banyak bantuan logistik selama banjir, baik dari dalam maupun luar kecamatan dan daerah.
Diinformasikan, dapur umum yang didirikan oleh Dinas Sosial Tanah Bumbu rencananya akan ditutup pada Senin 10 Juni 2024. Jika debit air terus menurun, warga dapat kembali beraktivitas normal dan sambil terus memantau situasi cuaca.












