Sebagai Kalak BPBD Balangan, ia juga menekankan, bahwa pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla dan kekeringan di Kabupaten Balangan tahun ini.
“Kabupaten Balangan saat ini tengah berada di puncak musim kemarau, sesuai dengan rilis yang disampaikan oleh BMKG Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sebagai langkah antisipatif, pada 12 Agustus 2024, hingga 31 Oktober 2024, BPBD Balangan telah menetapkan status darurat Karhutla dan kekeringan,” pungkasnya.
Kegiatan apel siaga bencana, dipimpin langsung oleh Kalak BPBD Balangan, dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, seperti TNI/Polri, Damkar, Tagana, Satpol PP, Dinas Perhubungan, mitra perusahaan, dan anggota pramuka.
Selain itu, BPBD Balangan juga akan mendirikan posko induk siaga karhutla, yang melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk TNI-Polri, ORARI, dan Tagana.


