Pembentukan himpunan alumni ini, menurut Syahdani, diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung program-program PKBM di masa depan, terutama dalam upaya memberikan pendidikan kepada masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan belajar formal.
“Kami berharap para alumni dapat menjadi duta pendidikan di lingkungan masing-masing, membantu mereka yang belum sempat menempuh pendidikan formal, baik di pondok pesantren maupun di desa-desa terpencil. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat menyelesaikan program wajib belajar dan meningkatkan angka partisipasi pendidikan,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Juanda Arianto, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap acara ini. “Melihat lebih dari 1.000 lulusan dari PKBM Lathiiful Khabiir adalah sebuah pencapaian luar biasa. Kami berharap ini dapat menjadi inspirasi bagi PKBM lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Dengan pengukuhan dan pelepasan ini, PKBM Lathiiful Khabiir menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi ujung tombak dalam pendidikan kesetaraan, membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih cerah.


