lenterakalimantan.com, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang dipresentasikan oleh Pemkab Tabalong.
Audiensi terkait hal ini berlangsung di Kantor Kemensos RI, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025).
Wakil Bupati Tabalong, Habib M Taufani Alkaf, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Kepala Dinas Sosial dan Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Tabalong telah diterima langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), beserta Wakil Menteri Agus Jabo Priyono dan jajaran pejabat Kemensos RI.
Habib Taufan menjelaskan bahwa topik utama audiensi adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Untuk proyek ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyiapkan lahan seluas 8 hektar di kawasan Nan Sarunai, Kecamatan Murung Pudak.
Lahan tersebut bahkan telah melalui monitoring lapangan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta mendapatkan arahan langsung dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat berkunjung ke Tabalong belum lama ini.
Baca juga : 30 Pasangan Pengantin di Tabalong Ikuti Nikah Massal
“Menteri Sosial menerima dengan baik seluruh proposal kami dan akan menindaklanjutinya dengan laporan kepada Presiden RI, serta Kementerian PUPR,” ujar Habib Taufan.
Wakil Bupati Tabalong berharap dengan pengawalan dan pengusulan proposal oleh Pemkab Tabalong, Sekolah Rakyat dapat segera terwujud di Kabupaten Tabalong.
Menteri Sosial RI, Gus Ipul menyebut bahwa kabupaten/kota yang hadir dalam pertemuan tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya masing-masing.
Selain Wakil Bupati Tabalong, tujuh kepala daerah lain turut hadir dalam pertemuan ini, yaitu Walikota Gunung Sitoli Sowa’a Laoli, Bupati Jayawijaya Antenius Murib, Bupati Kaimana Hasan Ahmad, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus, Bupati Nias Eliyunus Waruwu, dan Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat.
Kedelapan kepala daerah yang hadir menyatakan kesiapan mereka untuk menyediakan lahan pembangunan sekolah rakyat permanen. Beberapa di antaranya juga mengusulkan skema rintisan dengan memanfaatkan bangunan non-aktif.
Selain pembahasan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul juga menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Topik lain yang dibahas meliputi Bantuan Sosial (Bansos), alokasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan, serta penekanan agar kepala daerah dapat membuat rumah singgah berbasis residensial.
Editor : RIAN


