lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Purbafest 2025 sukses diselenggarakan. di Desa Purwosari Baru, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Acara ini digagas oleh Karang Taruna Tunas Karya dan menampilkan berbagai perlombaan seperti catur, tenis meja, mewarnai, menggambar, hingga kontes motor, Kamis (21/8/25).
Selain itu, hiburan dan pertunjukan budaya lokal turut memeriahkan Seperti penampilan kesenian kuda lumping, yang berhasil memukau warga dengan atraksi penuh semangat dan nuansa mistis.
Puluhan penari berkostum warna-warni menampilkan gerakan khas, termasuk trance dan tarian tradisional yang sarat makna.
Menurut Kasmin, Ketua RT 03 sekaligus tokoh masyarakat, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap budaya.
“Patut kita bersyukur anak muda sekarang, terutama Karang Taruna, mau mengadakan acara yang melibatkan kebudayaan, khususnya kuda lumping. Ini adalah bentuk semangat memperingati HUT RI sekaligus menjaga warisan budaya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sarwo Edy, pembina kesenian kuda lumping Moro Seneng Lestari Budaya, menurutnya peran pemuda dan mahasiswa dalam pelestarian seni tradisi patut diapresiasi
“Kesenian ini adalah warisan dari para leluhur. Harapannya terus bisa dilestarikan dan menjadi pemersatu masyarakat dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Fikri, Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa Purbafest tahun ini sengaja mengangkat tema kesenian tradisional.
“Tahun ini kami mengangkat kesenian kuda lumping sebagai tema utama agar budaya lokal tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar warga,” jelasnya.
Acara ditutup dengan tepuk tangan meriah dari warga yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Bagi masyarakat Desa Purwosari Baru, Purbafest bukan hanya sekedar pesta rakyat, melainkan wujud nyata cinta terhadap budaya dan identitas desa yang harus terus dijaga dan diwariskan.
Editor : CAN


