lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Selama ini pandangan tentang potensi pertanian di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, selalu tertuju pada Kecamatan Dusun Tengah dan Kecamatan Pematang Karau. Selain itu juga ada Kecamatan Paku, yang mempunyai lahan sawah basah dan dekat dengan Bendung Tampa. Ketiganya dikenal sebagai penghasil padi untuk Kabupaten Barito Timur.
Namun saat ini, Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, terbukti telah menggenjot keras pertanian mereka dengan menghasilkan beberapa komoditas hortikultura. Seperti terong, cabai, tomat, semangka dan kacang tanah. Bahkan baru-baru ini, para petani di sana sedang membudidayakan padi gogo varietas Longkong/Lungkung, sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan.
Diketahui, padi gogo Longkong unggul lantaran daya hasil yang tinggi pulen serta cocok untuk lahan tak rata atau berbukit, yang tak perlu aliran air irigasi. Varietas itu menjadi alternatif penting untuk meningkatkan produksi pertanian di Paju Epat.
“Malahan, beberapa rekan sudah sukses menanam bawang merah. Tanah di sana memang cocok untuk pertanian, meskipun ya kita tahu, tanah di Kalimantan ini bukan tanah vulkanik. Namun menanam apapun, sepanjang ditangani dengan baik, hasilnya bagus,” ucap Santo, salah seorang warga Paju Epat, (Selasa,4/11/2025).
Peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Paju Epat juga diakui cukup besar dalam melakukan pendampingan intens pada petani. Selain tentunya aktif melakukan sosialisasi dalam setiap kegiatan.
Penulis: Nia Tuniah
Editor: Rizki


