lenterakalimantan.com, BANJARMASIN –
Kota Banjarmasin dikenal dengan sebutan Kota Seribu Sungai yang sarat dengan kehidupan religi. Hampir di setiap sudut kota, masjid mudah ditemui, tak terkecuali di pinggiran sungai.
Di kawasan Sungai Jingah, Kelurahan Surgi Mufti, berdiri Masjid Bani Arsyadi, yang menjadi salah satu pusat kegiatan Islam bagi masyarakat sekitar.
Uniknya, masjid ini berdiri kokoh di atas Sungai Martapura dan berseberangan dengan makam Datu H. Jamaluddin menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata religi dari berbagai daerah.
Awalnya, masjid ini merupakan langgar atau musala tingkat dua milik Datu H. Jamaluddin. Namun karena perubahan zaman dan beberapa kerusakan, musala Bani Arsyadi direnovasi secara bertahap.
Sekitar tahun 2020, Musala Bani Arsyadi berubah menjadi Masjid Bani Arsyadi dengan bantuan dana dari pejabat, masyarakat sekitar serta para peziarah.
“Karena lantai bawah sering terkena banjir, musala kemudian dibongkar lalu dibangun ulang menjadi masjid,” ujar Waqib, Bendahara Masjid Bani Arsyadi, Senin (10/11/2025).
Selain untuk salat berjamaah, masjid ini juga sering digunakan untuk kegiatan keagamaan lainnya seperti majelis taklim, peringatan hari besar Islam, dan kegiatan sosial masyarakat.
“Peziarah datang dari berbagai daerah, bahkan luar negeri seperti Brunei dan Malaysia,” tambah Waqib.
Penulis: Ghina Nur Azizah
Editor: Rizki


