Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Galuh Tantri Narindra, selaku koordinator Posko 6, mengatakan posko tersebut melibatkan enam SKPD Pemprov Kalsel dan mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan.
“Posko ini melibatkan Biro Ekonomi, Biro Pemerintahan, BPKAD, Kesbangpol, dan Satpol PP, serta didukung Polda Kalsel, Polda Kalimantan Tengah, dan Brimob,” ungkap Galuh.
Selain itu, Posko 6 juga dilengkapi layanan kesehatan hasil kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan BPBD. Posko telah beroperasi sejak Jumat dan dijadwalkan aktif hingga Senin.
Galuh menyebutkan, kapasitas posko mampu menampung sekitar 2.000 jemaah untuk beribadah. Disiapkan pula imam salat, layar monitor, serta area terbuka sebagai antisipasi lonjakan pengunjung.
Dari sisi konsumsi, sekitar 500 porsi makan siang telah disalurkan dan habis dibagikan. Untuk hari Minggu, disiapkan sekitar 15 ribu porsi makanan dari seluruh SKPD, ditambah dukungan dapur lapangan Polda Kalsel yang mampu menyediakan sekitar 3.000 porsi setiap waktu makan.
“Air minum siap konsumsi juga tersedia dari Pembanjarbakula dan Pemprov Kalsel, serta didukung kendaraan air bersih milik Brimob,” pungkasnya.
Dengan dukungan fasilitas dan koordinasi lintas instansi tersebut, Pemprov Kalsel berharap pelaksanaan peringatan 5 Rajab tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Editor : Tim Redaksi


