lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kantor Staf Presiden (KSP) mencatat sejumlah isu yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin dalam rapat koordinasi yang digelar, Senin (12/1/26).
Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan, menyampaikan bahwa kunjungan KSP ke Banjarmasin bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus membahas program-program prioritas Presiden yang berjalan di daerah.
“Kunjungan ini untuk silaturahmi berkaitan dengan program-program prioritas Presiden yang ada di Kota Banjarmasin, sekaligus membahas isu-isu yang ada di Banjarmasin,” ujar Timothy.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua isu besar yang menjadi sorotan, yakni persoalan sungai atau drainase serta pengelolaan sampah. Menurut Timothy, persoalan sampah menjadi perhatian khusus mengingat adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sempat ditutup dan kini sedang dalam proses rehabilitasi, yaitu TPA Basirih.
“Sempat ada TPA yang ditutup karena menggunakan sistem open dumping yang saat ini sudah tidak diperbolehkan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung persoalan irigasi yang berkaitan dengan sektor ketahanan pangan, terutama sebagai dampak lanjutan dari persoalan banjir yang terjadi di wilayah Kota Banjarmasin.
Terkait berbagai isu tersebut, Timothy menegaskan KSP akan berperan menjembatani Pemerintah Kota Banjarmasin dengan pemerintah pusat agar dapat dicarikan solusi terbaik.
“KSP akan menjembatani isu yang dialami Pemko Banjarmasin ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan apa yang tadi kita bahas dapat dicarikan solusi terbaiknya,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemko Banjarmasin dapat berkomunikasi secara intens dengan KSP sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi.
“SKPD yang terkait di Pemko Banjarmasin bisa berkomunikasi intens dengan KSP, insya Allah ada solusi,” pungkasnya.
Editor: Rizki












