lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru meraih Penghargaan Terbaik II Kinerja Penyerapan Transfer ke Daerah (TKD) Tertinggi Tahun Anggaran 2025 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN Provinsi Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (12/2/2026).
BACA JUGA : Disdukcapil Banjarbaru Raih Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM pada SAKIP dan ZI Award 2025
Wali Kota Lisa menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perangkat daerah serta sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi.
“Melalui rakor ini, koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota semakin solid sehingga pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari APBN dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Banjarbaru,” ujarnya.
Transfer ke Daerah (TKD) merupakan instrumen fiskal pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah. TKD meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) fisik dan nonfisik, Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Desa. Ketepatan dan kecepatan penyaluran dana tersebut berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan dan kualitas pelayanan publik.
Penghargaan kinerja penyerapan ini diberikan kepada daerah yang memenuhi sejumlah indikator, di antaranya ketepatan waktu pemenuhan persyaratan penyaluran, realisasi belanja, kualitas pelaporan, serta konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Aspek akuntabilitas dan kesesuaian penggunaan anggaran juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
BACA JUGA : Sekda Banjarbaru Tekankan Efisiensi dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat
Capaian tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan profesional. Ke depan, pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan belanja pada sektor prioritas, seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas layanan publik.
Dengan raihan ini, Banjarbaru menunjukkan kapasitas pengelolaan fiskal yang efektif dan berorientasi pada hasil guna mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : Yds/MedCenBJB
Editor : Tim Redaksi


