lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memperkuat barisan pengamanan daerah dan penanggulangan bencana melalui pengukuhan sekaligus pembaretan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kategori Penunjang Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tahun 2026.
Prosesi tersebut digelar di kawasan wisata Pantai Batakan Baru, Minggu (19/04/2026).
Sebanyak 21 personel baru, terdiri dari 17 anggota Damkar dan 4 anggota Satpol PP, telah melalui rangkaian seleksi dan pelatihan hingga dinyatakan siap bertugas. Kehadiran mereka diproyeksikan untuk mengisi kekosongan tenaga di sejumlah pos penjagaan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya penambahan personel guna mengoptimalkan fungsi pos-pos pantau di lapangan.
“Saat ini pos-pos di Kabupaten Tanah Laut masih kekurangan personel. Mereka yang ada sekarang akan segera kami tempatkan untuk mengisi dan berjaga di tiap pos tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, prosesi pembaretan bukan sekadar seremonial, melainkan simbol dari proses panjang yang telah dilalui para peserta, baik secara fisik maupun mental.
Menurutnya, baret yang dikenakan merupakan lambang kehormatan, integritas, serta ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Mengingat tingginya risiko pekerjaan, khususnya bagi tim pemadam kebakaran, Bupati juga menekankan pentingnya soliditas tim dalam menjalankan tugas.
“Jaga soliditas dan integritas. Tugas pemadam kebakaran adalah misi mulia yang mempertaruhkan nyawa demi membantu masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanah Laut, Kepala Satpol PP, serta Camat Panyipatan sebagai bentuk dukungan moral bagi para personel yang akan menjadi garda terdepan dalam penegakan perda dan penanganan darurat.
Dengan pengukuhan tersebut, diharapkan para anggota PJLP yang baru dapat menjalankan tugas secara profesional serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Tanah Laut.
Editor: Rizki


