Pada kesempatan tersebut, TP PKK Pusat turut memberikan penghargaan Adhi Bhakti Utama berupa Pin Emas kepada kader PKK yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam pemberdayaan keluarga.
Acara puncak dihadiri Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Naoemi Octarina, para ketua TP PKK provinsi dan kabupaten/kota, serta jajaran Seruni Kabinet Merah Putih.
Dalam kesempatan yang sama, Pelindung TP PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran, mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, kader PKK dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian mengungkapkan, sekitar 6,3 juta kader PKK yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan kekuatan sosial yang sangat besar dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.
Ia menegaskan, keberadaan jutaan kader tersebut akan dioptimalkan melalui implementasi 10 Program Pokok PKK yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Untuk memperkuat pelaksanaannya, TP PKK Pusat juga menjalin kerja sama dengan sembilan kementerian dan lembaga guna mempercepat implementasi program pemberdayaan keluarga di berbagai daerah.
Melalui peringatan HKG PKK ke-54, diharapkan sinergi antara PKK, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan semakin kuat sehingga mampu menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia.
Editor: Tim Redaksi


