Tak sekadar memberikan dukungan kepada para atlet, Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni justru ikut turun ke arena pertandingan Porprov IV Korpri Kaltim di Sangatta, Kutai Timur. Hasilnya, dua medali perunggu berhasil ia persembahkan untuk kontingen Setda Kaltim melalui cabang olahraga tenis meja.
Lenterakalimantan.com, SANGATTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni tidak hanya hadir memberikan dukungan kepada para atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kaltim. Ia juga turun langsung ke arena pertandingan dan berhasil menyumbangkan dua medali perunggu bagi kontingen Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kaltim.
Dua medali tersebut diraih Sri Wahyuni melalui cabang olahraga tenis meja, masing-masing pada kategori tunggal putri dan ganda eksekutif. Khusus nomor tunggal putri, keberhasilannya meraih posisi ketiga sekaligus menjadi medali pertama bagi kontingen Setda Kaltim.
Di sela-sela kegiatan olahraga yang berlangsung di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sri Wahyuni juga menyempatkan diri meninjau sejumlah arena pertandingan. Ia menyaksikan langsung pertandingan futsal, panahan, bola voli, hingga tenis meja sembari memberikan motivasi kepada atlet yang berlaga.
Namun, bagi Sri Wahyuni, capaian medali bukan satu-satunya hal yang harus dikejar dalam kompetisi olahraga antarapegawai tersebut.
Ia mengingatkan seluruh atlet agar tetap mengutamakan sportivitas, menjaga karakter, serta memperkuat persaudaraan meskipun harus bersaing untuk meraih kemenangan.
“Sebagaimana pesan Gubernur, prestasi memang penting, tetapi karakter dan sikap sportif jauh lebih bermakna. Karena itu, bertandinglah dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Menurut Sri Wahyuni, Porprov Korpri tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang perebutan kemenangan dan medali. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di antara aparatur sipil negara (ASN).
Porprov IV Korpri Kaltim secara resmi dibuka Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud di halaman Kantor Bupati Kutim, Minggu (1/11/2026) malam.
Kompetisi yang berlangsung pada 1–7 November 2026 ini diikuti 1.418 atlet, terdiri atas 1.039 atlet putra dan 379 atlet putri.
Para peserta berasal dari 10 kabupaten/kota, perangkat daerah Pemprov Kaltim, instansi vertikal, serta perguruan tinggi negeri.
Sebanyak 12 cabang olahraga dipertandingkan, meliputi bola voli, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, futsal, catur, senam Korpri, atletik, bola basket, gateball, pickleball, dan panahan.
Dari seluruh cabang tersebut, panitia menyiapkan 782 medali untuk diperebutkan para peserta hingga penutupan kompetisi.


