lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Anggota DPRD Tanah Laut, Sarjana, prihatin terhadap kondisi jalan yang rusak di wilayah Jalan Raya Sukaramah dan Jalan Raya Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.
Sepanjang jalan penghubung dua Desa tersebut ada di beberapa titik tertentu yang mengalami rusak parah.
Jalan rusak tersebut merupakan jalan utama menuju kota Pelaihari dan jalan sentra produksi para petani maupun pedagang.
Sarjana mengatakan, hal ini sudah di sampaikan kepihak Dinas PUPRP Tala, karena jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tala.
“Tentunya masyarakat disini sudah terganggu akibat jalan yang rusak,” ucapnya, Senin(19/9).
Sebagai anggota DPRD Tala di Komisi II, dirinya berupaya menampung dan memperjuangkan keluhan warga Desa Sukaramah dan Desa Batu Mulya.
“Berulang kali warga mengusulkan keluhan jalan rusak agar diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, sudah di masuk usulan akan ada perbaikan jalan tersebut menggunakan anggaran APBD.
“Kita berupaya menampung usulan dan keluhan masyarakat Desa terkait jalan rusak dan diteruskan dibahas di DPRD Tala usulan anggaran perbaikan jalan di APBD tahun 2022 dan 2023,” ungkapnya.
Sarjana menyebut, dari usulan tersebut tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023 , rencana anggaran perbaikan jalan disusulkan Meliputi jalan Desa Sukaramah, Desa Batu Mulya dan Desa Bumi Asih sampai Desa Panyipatan.
Terpisah, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPRP Tala, Dwi Hadi Putra, saat dikonfirmasi mengatakan, tahun 2022 ini akan segera menangani jalan rusak dengan anggaran kurang lebih sekitar 200 juta.
“Kita tangani kerusakan badan jalanya dulu di titik yang terlihat parah, dengan cara pengaspalan,
anggaran APBD murni. Untuk anggaran tahun 2023 masih dalam proses usulan,” tandasnya.


