lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sebanyak 60 peserta, mengikuti kegiatan workshop komisi Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK) yang digelar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalsel, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Minggu (4/12).
Peserta workshop rata-rata adalah instruktur dari 14 Induk Olahraga (Inorga) yang ada dibawah komisi OKK Kormi Kalsel.
Kegiatan yang dibuka Wakil Ketua KORMI Kalsel Taufik Arbain itu bertujuan meningkatkan pengetahuan kepada insan olahraga yang menekuni olahraga kebugaran dan kesehatan.
“Program ini sudah lama, hanya ini baru terealisasi ketika ketua kita menginginkan bahwa program OKK itu bukan hanya bergerak saja tapi memberikan ilmu dan edukasi yang baik,” kata Vivy Lenny, Ketua OKK Kormi Kalsel, usai acara.
Pihaknya juga mendatangkan beberapa narsumber yang berkompeten dibidangnya seperti Misda Haryati, Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik RSUD Damanhuri – Barabai dan Poppy Quamilla, Founder House Of Sarasvati Yoga dan Pilates asal Jakarta yang sudah mengantongi banyak lisensi luar negeri.
“Ada tiga narasumber yang kita datangkan dengan harapan pecinta olahraga OKK bisa memiliki knowledge atau pengetahuan,” ucapnya.
Salah satu peserta workshop, Lies Pribadi yang merupakan Ketua Inorga Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kalsel mengaku sangat terbantu dengan materi yang diberikan narasumber.
“Kita dapat pengetahuan baru dengan workshop, luar biasa kegiatan seperti ini bisa menambah pengetahuan kita khususnya soal penanganan terhadap pegiat atau atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kalimantan Selatan, Budiono turut mengapresiasi kegiatan workshop tersebut.
“Apresiasi dengan Kormi Kalsel dalam hal ini OKK bisa mendatangkan beberapa narasumber berkompeten semoga bisa memberikan manfaat,” jelasnya.
Ia juga mengharapkan para instruktur yang ikut workshop bisa menerapkan ilmu dan meningkatkan kualitas mereka dalam memberikan kelas olahraga kesehatan dan kebugaran.
“Harapannya ini justru jadi program rutin kedepan,” tutupnya.


