lenterakalimantan.com, RANTAU – Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tapin, Drs. H. Ruslan Abdul Gani, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan adalah hal wajar, namun kerukunan harus tetap dijaga demi terciptanya Pilkada yang aman dan damai.
“Pilkada adalah pesta demokrasi. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama umat beragama di Kabupaten Tapin, untuk bersama-sama mensukseskan pemilihan kepala daerah dengan memilih pemimpin yang mampu mewujudkan aspirasi masyarakat,” ujar Ruslan Abdul Gani saat ditemui di kediamannya, Selasa (18/07/24).
Ruslan Abdul Gani juga menghimbau agar masyarakat Tapin menggunakan hak pilihnya dengan bijak, berdasarkan hati nurani dan pikiran yang jernih. Menurutnya, memilih pemimpin yang adil, jujur, dan berpihak kepada seluruh rakyat adalah hal yang utama.
“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapin, mari kita jaga persatuan. Jangan mudah terpengaruh oleh provokasi. Pilihan boleh berbeda, tapi kerukunan harus tetap dijaga,” tegasnya.
Selain itu, Ruslan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi palsu atau hoaks yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama bersama pemerintah daerah dan penyelenggara Pilkada agar proses pemilihan berjalan dengan baik, aman, dan lancar.
“Mari kita gunakan pikiran sehat dalam menyikapi perbedaan. Pilkada harus menjadi ajang yang menggembirakan, mencerahkan, dan mampu menghasilkan pemimpin yang benar-benar peduli dengan masyarakat Kabupaten Tapin,” tambahnya.
Ruslan Abdul Gani juga menekankan pentingnya menghindari praktik money politics yang menurutnya dapat merusak integritas Pilkada. Ia mengajak masyarakat untuk tetap kritis dan menyaring informasi yang beredar agar tidak terjebak dalam berita bohong atau ujaran kebencian, baik di ruang publik maupun di dunia maya.
“Money politics adalah tindakan yang merusak dan dapat mempengaruhi akal sehat. Selain itu, masyarakat juga harus waspada terhadap hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memicu perpecahan,” tutupnya.
Ruslan berharap, dengan menjaga demokrasi yang sehat, masyarakat Tapin dapat menjadi pemilih yang bijak dan cerdas, demi tercapainya Pilkada yang damai dan berkualitas.


