lentrakalimantan.com, PELAIHARI – Kampanye di Desa Handil Gayam, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut (Tala), pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, nomor urut 1, Haji Rahmat dan Haji Zazuli (RaZa) memakai laung sasirangan Banjar, Sabtu (2/11/2024).
Kampanye ini dihadiri ratusan warga yang ada di Kecamatan Bumi Makmur. Dengan dihibur Madihin, kesenian tradisional khas Suku Banjar, Kalsel, yang berupa pertunjukan monolog berisikan syair dan pantun.
Seperti kampanye di tempat yang lain Haji Rahmat menyampaikan niatnya maju dengan wakilnya Haji Zazuli di Pilkada Tala dengan niat yang tulus ingin membangun Tala lebih maju dan setara dengan kabupaten yang lebih maju di Kalsel.
Seperti biasa Haji Rahmat menyampaikan beberapa program kerjanya. Dengan visi bersama membangun Tanah Laut SIMPUN (sejahtera, produktif, religius, unggul, merata dan nyaman). Program misi mewujudkan Tanah Laut SIMPUN, Maju dan Berkelanjutan, ada 6 program.
Haji Rahmat mengatakan, pihaknya akan membantu masyarakat Kecamatan Bumi Makmur yang mayoritas usahanya petani sawah.
Dimulai dengan proses irigasi, bibit padi unggul, dengan harapan hasil panen padi di Bumi Makmur bisa panen setahun tiga kali sesuai dengan program kerjanya.
“Bibit padi unggul yang memiliki sertifikasi akan diberikan kepada petani yang ada di Kecamatan Bumi Makmur, itu pun telah diselesaikan segala infrastrukturnya,” katanya.
Haji Rahmat bilang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertanian terkait persoalan pupuk untuk petani akan lebih diutamakan.
Ia pula mengimbau kepada pendistribusi pupuk bersubsidi kalau sama-sama cinta kepada Kabupaten Tanah Laut bantu pemerintah dalam pendistribusian pupuk dengan baik.
“Jangan sampai pendistribusi jadi pemain dan penghalang kepada petani dan itu sangat disayangkan,” ujarnya.
Haji Rahmat tegaskan maka kalau dirinya diamanatkan sebagai bupati Tala, akan memverifikasi segala keperluan mesin pertanian.
Hingga tahun berikutnya dapat didistribusikan alat mesin pertanian sesuaikan dengan daerah masing-masing yang ada di Kabupaten Tanah Laut.
“Nanti proposal alat pertanian akan saya bawa langsung ke kementerian pusat, dalam proses hibah nantinya seluruh kelompok tani jajaran kepala desa untuk bisa mendukung program pemerintah sebagai swasembada pangan,” pungkasnya.


