lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin melakukan peninjauan masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Mandastana, Barito Kuala (Batola), Sabtu (25/1/2025).
Terdapat 8 desa yang terdampak banjir di wilayah tersebut. Namun ada 4 desa yang paling parah terdampak.
Tercatat ada 500 KK dari 4 desa tersebut menerima bantuan Kementerian Sosial (Kemensos), Pemprov Kalsel, sumbangan SKPD dan dari pribadi Gubernur Muhidin
Gubernur Muhidin meminta kepada SKPD terkait untuk serius dalam penanganan bencana di lapangan.
“Jika ada warga terdampak banjir yang tidak mendapat bantuan atau bantuan tidak sesuai segera laporkan,” tegasnya.
Dia meminta, agar penyaluran bantuan kepada warga tepat sasaran dan transparan.
“Kita ingin bantuan tanggap darurat ini benar-benar sampai ke masyarakat. Jangan sampai ada warga korban bencana yang tidak mendapatkan bantuan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Kalsel berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah kabupaten/kota dalam menangani banjir.
Meskipun situasi saat ini belum sampai pada tingkat darurat besar, pemerintah tetap berpartisipasi aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini sesuai dengan permintaan bupati, jika situasi darurat, kami siap turun tangan lebih besar lagi, namun, saat ini, kami tetap berkontribusi untuk meringankan beban masyarakat,” tandasnya.
Gubernur Muhidin juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid di Desa Bangkit Baru yang diterima langsung panitia pengurus Masjid Darul Aman sebesar 10 juta rupiah.


