lenterakalimantan.com, PARINGIN – Bencana bisa datang kapan saja, tapi kesiapsiagaan bisa menyelamatkan banyak nyawa, untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, terus menggiatkan edukasi dan simulasi kebencanaan di sekolah-sekolah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, melalui Penelaah Teknis Kebijakan Rizky Rahmatillah menegaskan, bahwa edukasi kebencanaan sejak dini, berperan penting dalam kesiapsiagaan menghadapi segala musibah yang bisa saja terjadi, kapanpun dan di manapun.
“Edukasi yang diberikan bertujuan untuk melatih mental, agar anak-anak tidak panik, dan bisa berperan aktif dalam upaya penyelamatan secara mandiri,” ujarnya, Rabu (19/2/2025).
Menurutnya, kegiatan kali ini, giliran SMPN 3 Paringin, yang menjadi sasaran dari Program Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dari pemerintah daerah, melalui BPBD Balangan.
“Melalui program ini, para siswa tidak hanya mendapat wawasan tentang bencana, tetapi juga dilatih secara langsung bagaimana bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat,” kata Rizky Rahmatillah, mewakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD setempat.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya menginginkan anak-anak tidak hanya menjadi korban, tetapi bagian dari solusi. Melalui langkah pelatihan ini, mereka mampu beradaptasi, seperti pencegahan, membantu diri sendiri, keluarga, bahkan masyarakat sekitar, ketika terjadi sebuah peristiwa,” ungkapnya.
Tidak hanya sekadar teori, lanjutnya, siswa juga diajak untuk mengikuti simulasi evakuasi, tanggap darurat, serta latihan mitigasi bencana.
Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, mereka diajarkan cara menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari gempa bumi, kebakaran, hingga banjir.
“BPBD Balangan menekankan, bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih siap dan tangguh menghadapi bencana. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, bahkan saat bencana terjadi. Dengan kesiapsiagaan yang baik dan manajemen risiko yang efektif, kita bisa meminimalkan korban dan dampak bencana,” tambah Rizky.
Pemkab Balangan melalui BPBD setempat, berkomitmen untuk terus menggencarkan program ini di sekolah-sekolah lain, memastikan bahwa anak-anak di Kabupaten Balangan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan alam.


