lenterakalimantan.com, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama PT Sebuku Tanjung Coal (STC) berkomitmen melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Stagen yang sempat terbengkalai sejak dibangun pada tahun 2010. Komitmen ini mengemuka usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Aliansi Kawal Kompensasi Tambang Pulau Laut (AK2TPL), DPRD Kotabaru, Pemkab Kotabaru, dan PT STC pada 23 April 2025 lalu di Gedung DPRD Kotabaru.
Pembangunan RSUD Stagen akan menggunakan sisa dana kompensasi dari PT STC, sebagaimana dibahas dalam forum RDP tersebut. Bukti keseriusan ditunjukkan oleh Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli dan Wakil Bupati Syairi Mukhlis yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Erwin Simanjuntak, serta perwakilan PT STC, Afifah dan Dimas, dengan meninjau langsung kondisi bangunan RSUD Stagen pada Kamis (8/5/2025) sore.
Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli menyatakan bahwa penyelesaian RSUD Stagen merupakan bagian dari program prioritas dalam visi-misi “Kotabaru Hebat”.
“Ini termasuk salah satu program prioritas yang sudah tertuang dalam visi-misi kami melalui program Kotabaru Hebat, salah satunya adalah penyelesaian pembangunan RSUD Stagen,” ujar Bupati.
Ia menargetkan bahwa pengerjaan lanjutan pembangunan rumah sakit tersebut akan dimulai pada 1 Juni 2025 dan selesai pada Desember 2025.
“Saya berharap RSUD Stagen ini bisa selesai pada bulan Desember 2025,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa keberadaan RSUD Stagen sangat dibutuhkan mengingat kapasitas rumah sakit yang ada saat ini masih di bawah standar pelayanan.
“Sering terjadi pasien tertahan di IGD karena ruang rawat inap penuh. Hal ini tentu menghambat pelayanan kesehatan secara maksimal. Dengan dilanjutkannya pembangunan RSUD Stagen, kami yakin kualitas pelayanan kesehatan akan meningkat,” terang Erwin.
Ia berharap proses lanjutan pembangunan RSUD Stagen berjalan lancar dan bebas dari hambatan, serta segera dapat beroperasi untuk melayani masyarakat.
“Harapannya, RSUD Stagen dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bumi Saijaan. Semoga ini juga menjadi pemicu bagi penyelesaian pembangunan fasilitas umum lainnya yang sempat terhenti,” tutupnya.
Editor : Tim Redaksi


