lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Bunda Literasi Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, turut hadir dalam Festival Literasi 2025 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (3/12/2025).
Festival yang mengangkat tema “Literasi Kalimantan Tengah untuk Indonesia Emas 2045” ini menampilkan beragam agenda, mulai dari pameran buku, diskusi literasi, bedah buku, hingga pertunjukan seni budaya. Acara tersebut diikuti Bunda Literasi dari berbagai daerah, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, dan jajaran perangkat daerah.
Mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Asisten Administrasi Umum Sunarti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memperkuat budaya literasi di masyarakat.
“Festival ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah gerakan bersama untuk membangkitkan minat baca, mendorong kreativitas, dan menjaga identitas budaya masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng, Hj. Adiah Chandra Sari, menyampaikan bahwa peran Bunda Literasi menjadi strategis dalam mendorong tumbuhnya budaya membaca melalui kolaborasi berbagai pihak dan penyediaan akses informasi yang mudah dijangkau.
“Literasi hari ini mencakup kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, dan berinovasi. Kita ingin masyarakat Kalteng menjadi masyarakat pembelajar yang siap menghadapi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Bunda Literasi Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang awal pembentukan budaya literasi.
“Kebiasaan membaca harus ditumbuhkan sejak rumah. Jika anak dibiasakan dekat dengan buku, maka kita mempersiapkan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ungkapnya.
Pada gelaran tersebut, Barito Utara juga meraih capaian membanggakan. Perpustakaan SDN-2 Lanjas dinobatkan sebagai Juara III Lomba Apresiasi Perpustakaan Tingkat Provinsi Kalteng 2025, dengan penghargaan senilai Rp1.500.000 sebagaimana tercantum dalam plakat yang diterima.
Festival Literasi 2025 diharapkan menjadi pendorong penguatan gerakan literasi di Kalimantan Tengah sehingga tercipta masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan siap menyambut Indonesia Emas 2045.
Editor : Tim Redaksi


