lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – RSUD Sultan Suriansyah meresmikan layanan dialisis sebagai fasilitas terapi cuci darah untuk pasien gagal ginjal. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, pada Jumat (12/12/25).
Direktur RSUD Sultan Suriansyah, Muhammad Syaukani, menyebut layanan yang baru diresmikan berada di satu lantai khusus.
Ruangan tersebut menjadi pusat layanan dialisis yang mulai dibuka untuk masyarakat.
“Unit dialisis sudah dirancang di gedung baru. Satu lantai khusus disiapkan untuk layanan dialisis yang nantinya dapat menampung hingga 20 tempat tidur,” jelas Syaukani.
Ia menambahkan bahwa layanan dialisis yang dibuka hari ini masih beroperasi dengan kapasitas terbatas.
“Untuk sekarang masih terbatas, ada empat alat dialisis. Jika keempat alat ini sudah terpakai maksimal, pengajuan penambahan akan dilakukan hingga mencapai 20 unit,” ujarnya lagi.
Saat ini, layanan dialisis baru tersedia bagi pasien gagal ginjal dengan kategori umum. Syaukani menyebut proses pengajuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan masih berjalan.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, memberikan apresiasi atas hadirnya layanan baru ini dan menilai keberadaan fasilitas dialisis di RSUD Sultan Suriansyah sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap kesehatan masyarakat. Harapan saya RSUD Sultan Suriansyah semakin maju dan terus memberikan pelayanan terbaik, sehingga seluruh jajaran, dokter, perawat, dan lainnya dapat semakin sejahtera,” ucap Yamin.
Dengan beroperasinya layanan tersebut, RSUD Sultan Suriansyah diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan di Banjarmasin, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkelanjutan.
Editor: Rizki


