lenterakalimantan.com, TENGGARONG – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Dr H Rudy Mas’ud (Harum) bersilaturahmi ke Sultan Kutai Kartanegara, Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Tenggarong, Kamis (15/2026). Sultan Aji Muhammad Arifin dan kerabat Kesultanan menyambut hangat kehadiran Gubernur Harum yang hadir bersama istri, Hj Sarifah Suraidah Harum.
“Saya dilahirkan dari keluarga yang memiliki adat istiadat, tata krama, etika, sopan santun dan menjunjung tinggi budaya timur, datang langsung kepada Sultan untuk bertabayun dan bersilaturahmi,” kata Gubernur Harum usai bertamu Sultan Aji Muhammad Arifin.
Gubernur Harum menegaskan, sebagai kerajaan tertua di Indonesia dan melahirkan kerajaan-kerajaan besar lain di Indonesia, maka adat budaya, serta penghormatan terhadap tokoh dan para tetua, terkhusus Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura harus terus dijaga dan dilestarikan.
Semboyan dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung pun menjadi pesan yang menjadi catatan penting gubernur.
Sementara terkait kejadian saat acara Presiden Prabowo di Balikpapan, beberapa waktu lalu, Gubernur menegaskan semua harus menaati mekanisme yang diatur dalam aturan keprotokolan nasional yang berlaku.
Meski pengaturan acara tersebut bukan tanggung jawab keprotokolan Provinsi Kaltim, Gubernur tetap datang untuk bersilaturahmi kepada Sultan untuk melakukan tabayyun dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
“Arahan dari Sultan akan kami sampaikan ke pusat agar menjadi instrospeksi, bagaimana sebaiknya tata cara menempatkan para raja dalam suatu acara yang dihadiri Presiden,” tegas Gubernur.


