• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Akademisi Apresiasi Pidato Prabowo di Davos, Tegaskan Perbedaan Prabowonomics dan Greedynomics
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Akademisi Apresiasi Pidato Prabowo di Davos, Tegaskan Perbedaan Prabowonomics dan Greedynomics
Nasional

Akademisi Apresiasi Pidato Prabowo di Davos, Tegaskan Perbedaan Prabowonomics dan Greedynomics

lenterakalimantan.com
Januari 25, 2026 9:31 am
lenterakalimantan.com
Share
5 Min Read
Akademisi
Akademisi Apresiasi Pidato Prabowo di Davos, Tegaskan Perbedaan Prabowonomics dan Greedynomics. Foto: dok. Kiriman
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam forum World Economic Forum (WEF) Davos 2026 di Swiss menuai apresiasi dari kalangan akademisi lintas disiplin. Pidato tersebut dinilai tidak hanya sarat pesan diplomasi global, tetapi juga menegaskan arah pembangunan nasional Indonesia yang berkeadilan serta membuka peluang kerja sama internasional yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Akademisi Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Direktur Geopolitik Great Institute, Dr. Teguh Santosa, menilai pidato Presiden Prabowo sebagai proposal terbuka bagi kemitraan global yang setara. Menurutnya, Presiden secara jujur memaparkan berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi Indonesia sebagai warisan masa lalu, sembari menunjukkan capaian konkret pemerintahannya dalam mengatasinya.

“Pidato Presiden Prabowo mempertegas perbedaan antara praktik greedynomics—ekonomi keserakahan yang telah menimbulkan banyak kerusakan—dengan pendekatan Prabowonomics yang berorientasi pada pemulihan, keadilan, dan keberlanjutan,” ujar Teguh, Jumat (23/1/2026).

Ia menilai pidato tersebut sebagai deklarasi arah pembangunan Indonesia di tingkat global dan menyarankan agar pesan-pesan yang disampaikan dijadikan rujukan lintas sektor pemerintahan.

“Pidato ini layak menjadi semacam playbook kebijakan, dari pusat hingga daerah, agar seluruh pemangku kepentingan bergerak dengan spirit dan arah yang sama,” katanya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Betty Tresnawaty, S.Sos., M.I.Kom., menyoroti strategi komunikasi Presiden Prabowo yang dinilainya persuasif, terstruktur, dan efektif untuk audiens global.

Menurut Prof. Betty, Presiden Prabowo berhasil memadukan data konkret seperti penyediaan 59,8 juta porsi makanan bergizi dan digitalisasi 288.000 sekolah dengan narasi emosional mengenai kesejahteraan rakyat. Pendekatan tersebut diperkuat dengan positioning Indonesia sebagai negara yang stabil di tengah ketidakpastian global.

“Penggunaan istilah seperti ekonomi keserakahan yang dikemas dalam bahasa diplomatik menunjukkan kemampuan code-switching yang cerdas. Dari perspektif nation branding, framing bahwa perdamaian adalah prasyarat kemakmuran merupakan strategi komunikasi yang sangat kuat,” ujarnya.

Dari sisi pendidikan, Prof. Betty menilai gagasan Sekolah Rakyat dan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin sejalan dengan teori pendidikan kritis untuk memutus rantai kemiskinan. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pengawalan akademis dan peran masyarakat sipil.

“Infrastruktur digital tanpa peningkatan kapasitas guru justru bisa kontraproduktif. Klaim keberhasilan juga perlu diverifikasi secara independen dan dijamin keberlanjutannya lintas periode kepemimpinan,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesian International Islamic University (UIII), Prof. Dian Masyita. Ia menyoroti penekanan Presiden Prabowo pada pentingnya perdamaian, stabilitas, dan dialog sebagai prasyarat pembangunan di tengah fragmentasi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

“Tanpa kepercayaan dan kerja sama antarnegara, pertumbuhan ekonomi tidak akan berkelanjutan. Indonesia diposisikan sebagai mitra global yang menjunjung multilateralisme, toleransi, dan kontribusi aktif bagi stabilitas dunia,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, Prof. Dian menilai konsep Prabowonomics mencerminkan strategi pembangunan berbasis kedaulatan ekonomi, ketahanan nasional, dan pertumbuhan berkeadilan. Hal ini tercermin melalui penguatan industri strategis, program sosial pro-rakyat seperti makan bergizi gratis, serta pembentukan sovereign wealth fund Danantara untuk menarik investasi jangka panjang.

12Next Page

Terpopuler

Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan Siswa, Disdik Kapuas Tegaskan PJJ Saat Asap Pekat
KALIMANTAN TENGAH
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Malam Ini! Siap-Siap Bertemu Idola Kamu Di Malam Penghargaan Ikon Favorit Pilihan Di Amazing Kids Favorite Awards

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret, Segera Daftarkan Diri!

Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi di Kemnaker

IJTI: Duka Sikka Adalah Duka Kita, Media Diminta Kawal Penanganan Bencana

Studi Tiru di Rorotan, Pemkot Banjarbaru Pelajari Sistem Pengelolaan Sampah Modern

Buka Monev Penataan Agraria Semester I 2025 Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Penataan Akses demi Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat

Peserta Wartawan Baca Puisi di HPN 2025 Antusias

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

HUT Ke-69, CIMB Niaga Kembali Gelar Festival XTRA 2024

Kanada Tak Mampu Imbangi Perlawanan, Kroasia Pesta Gol

TAGGED:AkademisiAkademisi Apresiasi Pidato Prabowo di DavosJAKARTAPresiden Prabowo SubiantoTegaskan Perbedaan Prabowonomics dan Greedynomics.
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article HPN 2026 Kemhan dan PWI Rampungkan Diklat Bela Negara untuk 200 Jurnalis Jelang HPN 2026
Next Article [OPINI] Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Latest News

Kabut Asap Kepung Kapuas, Golkar Desak Perlindungan Petugas Karhutla hingga Evaluasi Sekolah
KALIMANTAN TENGAH Oktober 26, 2026
Muara Uya
Bupati Tabalong Tinjau Korban Kebakaran Muara Uya, Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah
KALIMANTAN SELATAN Oktober 26, 2026
OJK
OJK Siapkan Jalur Pengadilan untuk Tuntaskan Kasus Perdagangan Saham Tak Wajar
Ekonomi Oktober 26, 2026
Hari Santri
Bupati Tabalong Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
KALIMANTAN SELATAN Oktober 26, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?