lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU — Baraya Sunda Tanah Bumbu (BSTB) memperingati hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar kegiatan sosial sekaligus pengukuhan pengurus baru masa bakti 2026–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kodim 1022, Desa Gunung Antasari, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (19/4/2026).
Acara berlangsung meriah dengan penampilan Tari Merak yang dibawakan Sanggar Tari Kandagan Sari dari Kecamatan Angsana. Selain itu, pentas kesenian Sunda dari masing-masing koordinator wilayah (korwil) turut memeriahkan suasana dan menghibur para tamu undangan.
Peringatan hari jadi juga ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan enam tahun Paguyuban Baraya Sunda Tanah Bumbu.
Ketua Baraya Sunda Tanah Bumbu periode sebelumnya, H. Muhamad Ismail, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi pencapaian penting bagi masyarakat Sunda di Tanah Bumbu.
“Ini adalah pencapaian besar bagi Baraya Sunda Tanah Bumbu. Kita tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi juga mengukuhkan ketua umum dan pengurus baru. Harapannya, kepengurusan yang baru dapat membawa organisasi ini semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan organisasi.
Selain itu, Muhamad Ismail juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Sunda, seperti silih asah, silih asih, silih asuh, yang berarti saling mendidik, saling menyayangi, dan saling membimbing. Menurutnya, nilai tersebut menjadi kunci kekompakan organisasi sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.
Pada momentum hari jadi ke-6 ini, BSTB juga menyalurkan santunan sosial berupa uang tunai dan sembako kepada masyarakat melalui enam koordinator wilayah yang mencakup delapan kecamatan di Tanah Bumbu.
Sementara itu, Ketua Umum BSTB terpilih masa bakti 2026–2029, Fikri Alfian, didampingi Sekretaris Ari Kadarsah, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru.
“Program keagamaan akan kita aktifkan kembali di masing-masing kecamatan, kesenian akan kita tingkatkan, dan program baru yang akan kita jalankan adalah mendirikan bank sampah. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.
Fikri juga menambahkan, pihaknya siap mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup. Ia berharap ke depan Tanah Bumbu dapat menjadi daerah percontohan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kapolres dan Dandim Tanah Bumbu yang diwakili, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Bang Dhin, serta perwakilan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Makhruri.
Hadir pula perwakilan Kesbangpol, Danyon TP 828/BMW, Manajer PT Arutmin Batulicin, para kepala desa di wilayah Simpang Empat, Perkumpulan Dayak Meratus, DPC Laung Kuning Banjar, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Foto: Ketua BSTB sebelumnya, H. Muhamad Ismail, menyerahkan bendera kepada Ketua Umum BSTB masa bakti 2026–2029, Fikri Alfian, didampingi jajaran pengurus sebagai simbol pergantian kepemimpinan.
Editor : Muhammad Tamyiz


