• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: [OPINI] Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Saatnya Evaluasi Total Sistem Keselamatan
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home [OPINI] Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Saatnya Evaluasi Total Sistem Keselamatan
Opini

[OPINI] Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Saatnya Evaluasi Total Sistem Keselamatan

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
3 Min Read
bekasi timur
Tody A. Prabu, S.H.
SHARE

oleh: Tody A. Prabu, S.H.

Kecelakaan kereta api yang terjadi baru-baru ini di Bekasi Timur menjadi alarm keras bagi semua pihak. Peristiwa ini memicu desakan kuat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian di Indonesia.

Evaluasi tersebut perlu dimulai dari aspek paling krusial, yakni sistem persinyalan dan proteksi perjalanan kereta. Investigasi teknis harus dilakukan secara mendalam guna memastikan tidak ada celah yang berpotensi menyebabkan tabrakan.

Dalam hal ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) perlu melakukan investigasi secara menyeluruh, transparan, dan berbasis data, mencakup faktor manusia, aspek teknis, hingga sistem operasional.

Ke depan, sistem keselamatan harus dibangun secara berlapis dan terintegrasi, mulai dari teknologi, infrastruktur, hingga disiplin seluruh pengguna dan operator. Salah satu langkah konkret yang perlu dipercepat adalah implementasi teknologi keselamatan seperti Automatic Train Protection (ATP), yang memungkinkan kereta berhenti otomatis saat terjadi potensi bahaya atau pelanggaran sinyal.

Selain itu, evaluasi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) juga menjadi hal mendesak. SOP pengoperasian kereta harus ditinjau ulang untuk meminimalkan potensi kelalaian manusia maupun kegagalan sistem.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah keamanan perlintasan sebidang. Penguatan sistem pengamanan di titik-titik ini perlu dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan.

Perlunya Evaluasi Sistem Manajemen Keselamatan KAI

Dorongan evaluasi juga mengarah pada reformasi sistem manajemen keselamatan di tubuh PT Kereta Api Indonesia. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) telah mendesak adanya evaluasi total guna memastikan perlindungan maksimal bagi pengguna jasa kereta api.

Di sisi lain, percepatan pembangunan infrastruktur seperti Double-Double Track (DDT) juga menjadi kebutuhan mendesak. Pemisahan jalur antara kereta jarak jauh dan kereta komuter diyakini dapat mengurangi potensi konflik lintasan dan meningkatkan keselamatan perjalanan.

Seluruh upaya ini menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Tidak boleh ada toleransi terhadap kegagalan sistem keselamatan.

Untuk itu, diperlukan langkah konkret berupa rekomendasi dan pengawasan dari DPR RI, DPD RI, serta komisi terkait, agar kebijakan dan perbaikan yang dilakukan benar-benar berjalan efektif, khususnya oleh PT KAI, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pada akhirnya, keselamatan bukan sekadar wacana, melainkan komitmen yang harus diwujudkan secara nyata demi melindungi masyarakat sebagai pengguna transportasi publik.

Salam,
Masyarakat Sipil Pengguna Kereta Api

*Opini ini sepenuhnya merupakan pandangan penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi.
Editor: Rizki

Terpopuler

RUPS
Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik, RUPS BPR Tanah Laut Soroti Kinerja dan Seleksi Komisaris
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Sektor Perbankan Indonesia yang Tidak Kompetitif

Sejarah Benteng Tabanio, Unggul di Zaman Kompeni Belanda

[OPINI] Berdayung di Antara Monarki, Poliarki, dan Oligarki

[OPINI] Di Negeri Kapitalisme: Saat Uang Menentukan Hukum dan Kekuasaan

Content Creator dan UMKM di Indonesia Bisa Wujudkan Mimpinya Bareng Dynamic Buzz

[OPINI] Bisnis di Negeri Para Bajingan: Kongkalikong Politisi dan Cukong

Asah Kemampuan Milenial, Srikandi Ganjar Gelar Public Speaking di Kalsel

[OPINI] Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Asal: Dilema Regulasi di Tengah Tuntutan Pelayanan Publik dan Diskresi Kebijakan Kepala Daerah

MBG Wujud Nyata Pemerataan Gizi dan Ekonomi Nasional

[OPINI] Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Lakukan Pengabdian Masyarakat dengan Pemberdayaan Desa Ujung Bati-Bati

Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Ombudsman Ombudsman RI: Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik
Next Article kejari Tak Sekadar Hadir, Bupati Tanah Laut Ikut Saksikan Pemusnahan Barang Bukti di Kejari

Latest News

gebyar pendidikan
Gebyar Pendidikan Kesetaraan 2026, Upaya Nyata Pemkab Banjar Perluas Akses Belajar
KALIMANTAN SELATAN April 29, 2026
investor muda
Investor Muda Jadi Kekuatan Baru Pasar Modal di Tengah Gejolak
Ekonomi April 29, 2026
kejari
Tak Sekadar Hadir, Bupati Tanah Laut Ikut Saksikan Pemusnahan Barang Bukti di Kejari
KALIMANTAN SELATAN April 29, 2026
Ombudsman
Ombudsman RI: Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik
Nasional April 29, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?