lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) tengah merampungkan pembangunan Tugu Kaligrafi Sholawat Jibril yang berlokasi di pusat Kota Amuntai. Proyek tersebut kini memasuki tahap akhir (finishing) dan ditargetkan menjadi ikon religi sekaligus destinasi wisata baru di Kalimantan Selatan.
Tugu dengan nilai anggaran sekitar Rp3,8 miliar ini dibangun sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan serta penguatan identitas daerah yang dikenal religius.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR HSU, Syaiful Hidayat, mengatakan pembangunan tugu tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga fungsi sosial dan keagamaan.
“Kawasan tugu juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti pagar pengaman dan panggung terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, seperti sholawatan dan tabligh akbar,” ujarnya.
Tugu tersebut memiliki tinggi 17 meter yang melambangkan jumlah rakaat salat lima waktu. Sementara itu, ornamen yang digunakan juga mengandung makna simbolis terkait waktu-waktu ibadah umat Islam.
Bagian utama tugu menampilkan kaligrafi Sholawat Jibril bertuliskan “Shallallahu ‘Ala Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”. Pengerjaan kaligrafi melibatkan pengrajin logam dari Boyolali, Jawa Tengah, yang dikenal memiliki keahlian dalam seni tembaga dan kuningan.
Selain sebagai ikon religi, keberadaan tugu ini diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan.
Kabupaten HSU sendiri dikenal sebagai sentra kerajinan anyaman purun dan eceng gondok, serta memiliki potensi wisata alam seperti kawasan rawa di Paminggir.
Pemerintah berharap, kehadiran Tugu Sholawat Jibril dapat menjadi ruang publik yang memperkuat aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.
“Semoga tugu ini menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam suasana yang religius,” kata Syaiful. ADV
Editor: Tim Redaksi


