lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Partisipasi dalam Tala Education Expo 2026 semakin semarak dengan kehadiran stan dari PAUD se-Kecamatan Pelaihari yang menampilkan berbagai hasil kerajinan tangan berbahan purun serta permainan edukatif yang menarik.
Setiap stan menyuguhkan kreativitas anak-anak usia dini melalui media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.
Tak kalah menarik, stan Sekolah Dasar (SD) juga turut ambil bagian dengan memamerkan beragam hasil karya siswa, mulai dari kerajinan tangan, karya seni, hingga proyek kreatif lainnya yang mencerminkan bakat dan keterampilan para pelajar.
Antusiasme pengunjung terlihat tinggi saat menyaksikan langsung berbagai karya tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta memperkenalkan dunia pendidikan yang inspiratif kepada masyarakat luas.
Kepala TK Harapan Ibu, Endang Suciani, mengatakan keikutsertaan ini menjadi ajang bagi anak-anak usia dini untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan metode pembelajaran yang menyenangkan kepada masyarakat.
Ia menyebut beragam karya seperti kerajinan sederhana, media belajar interaktif, hingga permainan edukatif dipamerkan di stan. Antusiasme pengunjung pun terlihat tinggi, terutama dari para orang tua dan anak-anak yang tertarik mencoba langsung permainan yang disediakan.
“Kami di stan ini mengangkat kearifan lokal berbahan purun yang dikemas menjadi kerajinan seperti tikar, nyiru, tas, dan lainnya,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan pentingnya pendidikan anak usia dini melalui pendekatan kreatif dan inovatif.
“Ada juga permainan gym anak untuk mencerdaskan. Selain itu, didukung UMKM dari para guru TK se-Kecamatan Pelaihari, seperti tanaman anggrek hingga produk makanan seperti keripik jamur dan singkong,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya dengan menampilkan karya yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.
Sementara itu, partisipasi SD juga menunjukkan peran penting dalam dunia pendidikan melalui berbagai karya inovatif yang dipamerkan.
Seperti stan SD se-Kecamatan Bati-Bati yang menampilkan karya siswa berupa kerajinan tangan, proyek sains mini, hingga media pembelajaran kreatif yang disusun dengan penuh ide dan semangat.
Putri, dari UPTD SDN 1 Pandahan menyebutkan bahwa expo ini menjadi ajang menampilkan kreativitas baik dari guru maupun siswa.
“Ada permainan tradisional, pembuatan buku, dan karya anyaman yang ditampilkan,” ujarnya.
Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa siswa sejak dini mampu berinovasi ketika diberikan ruang untuk berekspresi.
Editor: Rizki


