Lestarikan Budaya Banjar, Nurgita Tiyas Ikuti Prosesi Mandi Baya

Siraman pertama dilakukan oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur
Siraman pertama dilakukan oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur

lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Ada yang menarik dalam Festival Budaya Banjar, Dalam Prosesi Mandi Baya Nurgita Tyas Ketua TP PKK atau Istri Bupati Banjar Saidi Mansyur turut mengikuti acara sakral budaya banjar tersebut, berbaur bersama 6 orang ibu lainnya.

Mandi baya sendiri merupakan prosesi Tasyakuran Bamandi Mandi manujuh Bulanan (Kehamilan anak ke-3 ), dalam Festival Budaya Banjar di Mahligai Sultan Adam Martapura, Jumat (05/11) siang.

Bacaan Lainnya

Tasyakuran Bamandi Mandi Manujuh Bulanan ( Mandi Baya ) dilakukan apabila seorang wanita sudah beberapa kali hamil dan melahirkan. Maka pada setiap kehamilan anak yang terkena hitungan gasal (ganjil), misalnya mengandung anak yang ketiga, kelima dan seterusnya dilaksanakan upacara khusus ini.

Air yang digunakan untuk mandi adalah air yang sudah dibacakan doa selamat, doa halarat, doa kifarat dan doa panjang umur, serta ditambahkan dengan air doa Yasin.

Upacara ini dilakukan sebagai bentuk syukur karena sebentar lagi bayi yang dikandung akan lahir ke dunia. Upacara ini juga diharapkan bisa menjadi doa untuk anak yang dikandung agar selalu taat kepada Allah SWT dan bisa berbakti kepada kedua orang tuanya.

Dimulai dari pembukaan, pengajian, pembacaan burdah dan surah yasin, batapung tawar, bemandi-mandi /penyiraman air.

Siraman pertama dilakukan oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, dilanjutkan oleh ibu dari Hj. Nurgita Tyas kemudian oleh mertua atau ibu dari Bupati Banjar.

Adapun air penyiraman adalah air baya ( untuk anak ke-3 ) air yasin, air burdah dan air zamzam. Kemudian dilakukan merasuk tali lawai (sebanyak 3x sambil melangkah kuantan berisi telur ayam mentah.
Setelah selesai prosesi penyiaraman, berganti pakaian dilanjutkan prosesi pembacaan do’a.

Salah satu yang menjadi ciri utama acara bemandi-mandi manujuh bulanan ini diantaranya menyajikan kue tradisional 41 macam khas Banjar yg menjadi daya tarik tersendiri.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.