lenterakalimantan.com, PURWAKARTA – Sejumlah personil Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Purwakarta menggelar Sekolah Vertical Rescue Indonesia Angkatan ke 200. Sekolah tersebut diikuti oleh para anggota Batalyon ARMED 9/ PASOPATI dan masyarakat umum yang berlangsung di SMKS Kota Ilmu dan Batalyon ARMED 9/PASOPATI.
Komandan Vertical Rescue Indonesia, Tedi Ixdiana mengungkapkan kegiatan pelatihan ini dikemas berbentuk sekolah guna mempersiapkan potensi-potensi berkemampuan Vertical Rescue di wilayah Indonesia.
“Terus berlatih dan selalu siap sedia jika dibutuhkan,” terangnya.
Lebih lanjut, Tedi menerangkan, wilayah Indonesia ini memiliki potensi-potensi tebing, jurang, bangunan tinggi yang begitu strategis.
“Mulai dari ujung barat Aceh hingga ujung timur Papua, bahkan dari Utara hingga ke Selatan hampir tidak ada wilayah yang tidak bertebing,” tambahnya.
Kemudian, ia juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan Sekolah Vertical Rescue Indonesia Angkatan ke 200 agar jangan lupa bahwa kemampuan dan teknik yang dilatihkan untuk terus dipelihara dan harus terus di asah untuk siap jika di butuhkan.
Dalam kesempatan itu, para peserta pun secara bergantian mempraktikkan langsung teknik-teknik penyelamatan/evakuasi di medan terjal dengan pendampingan dan pengawasan para instruktur.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Jum’at (30/9/2022) sampai dengan Minggu (2/10/2022) yang diisi langsung oleh para Instruktur Vertical Rescue Indonesia, Tedi Ixdiana, Adi Cahyadi, dan instruktur lainnya dengan dibantu personil VRI Regional Purwakarta.


