lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Sejalan dengan telah dilaksanakannya program Sistim Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Barito Utara (Barut), yang salah satu tujuannya adalah mengurangi penggunaan kertas (paper less).
Atas dasar itu Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Barut akan mengurangi pemakaian papan reklame atau baliho cetak manual.
Di samping dalam rangka kemudahan, efisiensi waktu bongkar pasang, dan penggunaan tenaga manusia, pengurangan penggunaan papan reklame manual ini dimaksudkan supaya baliho-baliho yang beredar tidak merusak pemandangan karena penempatannya yang tidak beraturan.
Kepala Bidang e-Government Diskominfosan Barut, Munawar Khalil, mengatakan bahwa ini adalah langkah dalam mendukung bergeraknya sistim digitalisasi di wilayah setempat.
Pengurangan dimaksud, jelas Khalil, adalah pembatasan penggunaan yang akan dimulai dari Diskominfosan sendiri untuk mengurangi baliho manual agar menjadi contoh.
“Penggunaan baliho dan papan reklame cetak manual akan kita kurangi, sejalan dengan telah terpasangnya beberapa videotron milik pemerintah daerah yang dikelola oleh Diskominfo,” jelas Khalil kepada lenterakalimantan.com ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.
Sementara itu, Sekretaris Muhammadiyah Barut, Dadang Ma’mun, ketika ditemui media ini di tempat terpisah, mengatakan bahwa seharusnya memang penempatan baliho-baliho yang tidak beraturan bisa ditata, karena mengganggu keindahan kota, dan sebaiknya sudah menggunakan sistim digital agar tidak sembarang orang bisa memasang.
“Apalagi musim pemilu ini, terasa sekali kota sesak dengen baliho yang sepertinya kelihatan asal pasang. Kita tidak tahu apakah ada aturan pemasangan atau pajak yang dihasilkan dari baliho tersebut,” kata Dadang.
Dari pantauan media ini, pada hampir semua titik krusial di kota Muara Teweh memang terpasang baliho individu-individu yang menawarkan diri untuk dipilih dan mengelola daerah.
Namun sayangnya baliho-baliho tersebut seperti tidak tertata sehingga sebagian agak mengganggu pandangan dan membahayakan pengendara pada beberapa jalur tikungan jalan tertentu.


