lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Ada anak diterkam anjing di Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut (Tala) dibantah orang tua sang pemilik anjing peliharaan.
“Kami sampaikan tidak demikian. Tidak diterkam yang benar adalah anak itu lari dan terjatuh,” terang Oktavia E. S, Senin (1/7/2024) kepada lenterakalimantan.com.
Kemungkinan sambung dia, saat lari anak itu terjatuh lalu mengalami luka tergores. Memang anjing itu dibawa anak ke pantai dan rantainya lepas.
“Mungkin anjing ini mau bermain dengan anak ini tapi karena lari lalu mungkin terjatuh adalah luka goresan,” tegas dia mengklarifikasi terkait peristiwa tersebut.
Anjing peliharaan kami itu sambung dia juga tidak rabies. Ada surat keterangan sudah vaksin.
Ia bilang penjaga pantai tidak tau bahwa saya membawa anjing, “Saat terjadi perdebatan tersebut penjaga pantai ada menyebutkan bahwa tidak ada larangan membawa hewan termasuk anjing,”tegasnya.
Namun setelah kejadian ini pihak pengelola pantai mengimbau untuk tidak membawa hewan peliharaan.
“Peliharaan kami kemarin lepas itu murni bukan unsur kesengajaan,” tegasnya.
Terlepas dari semua itu kata Oktavia E. S terkait peristiwa yang menimpa anak tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari (RSHB).
“Setelah kita lakukan pemeriksaan untuk membuktikan apakah itu luka gigitan atau goresan kita bawalah itu untuk observasi ke Rumah Sakit Boejasin,” terangnya.
Setelah pemeriksaan, “Dikatakan pihak rumah sakit anak tidak perlu disuntik, karena anjing sudah dilengkapi sertifikat vaksin,”Demikian kata dia menirukan perkataan pihak rumah sakit RSHB.
“Tidak sampai disitu saja Setelah itu kita ke Polres Tanah Laut, untuk tidak salah tafsir karena kebetulan masalah anjing ini riskan,” katanya lagi.
Sehari kemudian kami datangi lagi keluarga korban untuk memastikan bahwa luka si anak bukan dari gigitan anjing.
Pihaknya dan keluarga korban juga telah berdamai. Memang surat kesepakatan damai tidak tertulis.
“Namun kedua belah pihak atau yang bersangkutan telah diakui bersama luka pada si anak bukan dari hasil gigitan anjing,” pungkasnya.


