lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2025, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Dirlantas Polda Kalsel) Kombes Pol Fahri Anggia Natua Siregar melakukan peninjauan langsung kondisi jalan nasional di Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (3/3/2025).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan jalur mudik serta mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan (black spot), kemacetan (trouble spot), dan kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan perjalanan pemudik lebih aman dan lancar.
Dalam keterangannya kepada Lenterakalimantan.com, Kombes Pol Fahri menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan perjalanan dari Banjarbaru hingga Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengecek kondisi jalur utama mudik.
“Kami sudah melakukan perjalanan sejak dini hari dari Banjarbaru hingga Tanah Bumbu. Dari hasil peninjauan, ada beberapa titik yang menjadi perhatian karena kondisi jalannya yang rusak dan berpotensi membahayakan pemudik,” ujar Kombes Pol Fahri.
Di Kabupaten Tanah Bumbu sendiri, pihaknya telah melakukan pemantauan di tujuh titik lokasi, di mana satu di antaranya teridentifikasi sebagai area rawan kecelakaan. Oleh karena itu, langkah-langkah antisipatif akan segera dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengendara.
Baca Juga: Buaya Muara 1,5 Meter Terjebak di Perangkap Ikan, Damkar Kusan Hilir Sigap Evakuasi
Saat melakukan peninjauan, Dirlantas Polda Kalsel turut didampingi oleh Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar, jajaran Satlantas Polres Tanah Bumbu, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu.
Menindaklanjuti hasil peninjauan, Ditlantas Polda Kalsel akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat perbaikan jalan sebelum puncak arus mudik.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Jasa Raharja, serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk memastikan perbaikan jalan dapat dilakukan sebelum Lebaran,” kata Kombes Pol Fahri.
Selain itu, pemasangan rambu-rambu lalu lintas di titik rawan kecelakaan juga menjadi prioritas agar dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalur utama mudik.
Guna memberikan rasa aman bagi pemudik, Ditlantas Polda Kalsel telah menyiapkan 38 pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu di 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Pos-pos ini akan ditempatkan di lokasi strategis yang mudah dijangkau pemudik.
“Kami telah menyiapkan strategi pengamanan dan personel di lapangan untuk mengawal kelancaran arus mudik. Mayoritas pemudik di Kalsel akan menggunakan jalur darat, termasuk mereka yang melintas dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelasnya.
Selain pengamanan jalur mudik, Polda Kalsel juga kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Armada angkutan mudik akan disesuaikan dengan jumlah pendaftar.
“Kami berharap program mudik gratis ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan,” tambahnya.
Baca Juga: Satlantas Polres Tanah Bumbu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Baru
Menjelang Lebaran, Kombes Pol Fahri juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh saat mudik. Menurutnya, penggunaan sepeda motor dalam perjalanan jauh sangat berisiko terhadap keselamatan pengendara.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan mudik. Lebih baik menggunakan angkutan umum demi keselamatan diri sendiri dan keluarga. Selain itu, kondisi jalan yang ramai saat mudik dapat meningkatkan risiko kecelakaan,” tutupnya.
Dengan langkah-langkah pengamanan yang telah disiapkan, Ditlantas Polda Kalsel berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.
Editor: Muhammad Tamyiz


