lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin resmi menerima tiga sertifikat penting sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan keamanan layanan, Kamis (17/4/2025).
Acara serah terima digelar di Venus Ballroom, Galaxy Hotel Banjarmasin, dan dihadiri jajaran pimpinan PMI, perwakilan lembaga akreditasi, serta lembaga sertifikasi terkait.
3 sertifikat yang diterima meliputi Akreditasi Unit Donor Darah (UDD), Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001.
Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru, Rifqiannor, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini.
BACA JUGA : Banjarmasin Borong Tiga Penghargaan di Rakoor Pelayanan Publik Se-Kalsel
Ia menekankan pentingnya kerja sama yang telah terjalin lama antara rumah sakit dan PMI dalam penyediaan darah.
“Kami sangat bangga karena PMI sudah tersertifikasi. Kebutuhan darah memang sangat penting dan selalu meningkat. Dengan adanya sertifikasi ini, kami berharap pelayanan dapat lebih maksimal. Kami rutin berkoordinasi dengan PMI Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar untuk menjamin ketersediaan darah. Bahkan, setiap tiga bulan kami mendorong karyawan untuk donor darah guna menambah stok,” jelasnya.
Rifqiannor juga menambahkan bahwa selama ini PMI selalu memenuhi permintaan darah, meskipun sempat ada kekurangan saat bulan Ramadan karena minimnya kegiatan donor.
Sementara itu, Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, A Ramadhan Supit, menyambut baik pencapaian ini dan menyatakan bahwa akreditasi dan sertifikasi ISO menjadi bukti bahwa kualitas darah PMI telah memenuhi standar nasional.
“Dengan akreditasi ini, kami semakin yakin darah yang kami distribusikan benar-benar bebas dari empat penyakit menular. Target kami berikutnya adalah memperoleh sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), agar limbah plasma bisa dimanfaatkan untuk bahan baku obat seperti albumin dan faktor 8, yang selama ini dikirim ke Korea,” ujar Ramadhan.


