lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Di ujung periode akhir masa khidmat Pengurus Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sodaqoh Nadhlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Barito Timur tahun ini, para pengurus menggelar kegiatan yang bersifat inklusif, dengan mengundang berbagai elemen dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU) setempat. Salah satu fokusnya adalah peningkatan capaian sumbangan, infak, dan sedekah.
Acara bertajuk Sosialisasi NU Care – LAZISNU PCNU Kabupaten Barito Timur 2025, digelar di Aula LPTQ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bartim, (Sabtu, 25/10/2025).
Adapun yang diundang antara lain dari perwakilan Pemkab Bartim, dalam hal ini adalah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra), Kemenag Bartim, dan organisasi-organisasi sayap maupun Badan Otonom (Banom) NU seperti Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Pergunu dan lain-lain.
Ketua LAZISNU Bartim, Hudaya Husinsyah, mengatakan bahwa selama ini iuran baru ditarik secara aktif dan sukarela dari internal anggota, dan sudah berjalan sejak dilantiknya masa kepengurusan dua tahun silam.
“Tentunya kita sekarang berpikir untuk mengembangkan iuran ke warga NU Bartim, yang secara jumlah sangatlah potensial,” ujar mantan Kepala Inspektorat Bartim tersebut.
Ditambahkannya, setiap bulan LAZISNU Bartim selalu rutin menyalurkan bantuan kepada para pelajar yang masuk dalam kategori duafa dan yatim/piatu/yatim piatu. Selain itu juga pada para janda tak mampu, mualaf dan beberapa kategori lain.
Melihat geliat gigih LAZISNU Bartim, Ketua Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Bartim, Ahmad Ghazali, menyatakan bahwa hal ini perlu diapresiasi, mengingat usia LAZISNU yang baru berusia dua tahun sudah mampu berinisiatif dan mandiri dalam mengelola kegiatan sosial yang menjadi agendanya.
“Bahwa tertatih itu wajar bagi lembaga yang baru berdiri, namun saya melihat adanya komitmen kuat. Komitmen ini menjadi sesuatu yang penting. Tak hanya itu, saya juga melihat komitmen itu disertai kiat-kiat, serta upaya terobosan ke depan. Seperti yang dilakukan pada hari ini,” papar Ghazali.
Ghazali yang didampingi Hudaya selanjutnya berharap, agar warga NU berkontribusi dalam infak dan sedekah yang diinisiasi LAZISNU, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas partisipasi warga Nahdliyyin yang ada di Bartim.
Penulis: Nia Tuniah
Editor: Rizki


