• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital melalui Digination Day 2026
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital melalui Digination Day 2026
Ekonomi

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital melalui Digination Day 2026

Ikhsan Makkawali
Ikhsan Makkawali
Share
8 Min Read
ojk
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital melalui Digination Day 2026. Foto: dok. OJK
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui penguatan regulasi, kolaborasi pemangku kepentingan, pengembangan inovasi, serta peningkatan pelindungan konsumen.

Contents
Pertumbuhan Aset Keuangan Digital dan KriptoLuncurkan Buku Saku Aset Keuangan Digital

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Digital Financial Innovation Day atau OJK Digination Day 2026 di Jakarta, Kamis (27/8). Forum ini mempertemukan regulator, pemerintah, parlemen, industri, investor, akademisi, dan masyarakat untuk mendorong pengembangan keuangan digital yang inovatif, aman, berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, mengatakan masa depan sektor keuangan membutuhkan orkestrasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, inovasi keuangan digital kini telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan sehingga harus berkembang dalam kerangka tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen yang setara dengan sektor keuangan lainnya.

“Inovasi keuangan digital tidak lagi berdiri di pinggir atau di luar sistem keuangan, tapi telah menjadi bagian di dalamnya. Prinsip yang kami pegang adalah same activity, same risk, same regulation. Standar tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen yang berlaku bagi sektor keuangan juga berlaku di sini tanpa adanya pengecualian,” kata Hernawan.

Dalam kegiatan tersebut, OJK juga memperkenalkan program OJK Fintech Startup Accelerator yang ditujukan untuk memperkuat mata rantai pengembangan inovasi. Program tersebut menjadi jembatan antara perusahaan rintisan, industri jasa keuangan, investor, dan regulator untuk mendorong lahirnya solusi keuangan digital yang inovatif dan bertanggung jawab.

Program tersebut ditandai dengan pelaksanaan demo day dan business matching untuk mempertemukan inovator dengan mitra pendanaan dan industri.

“Melalui demo day dan business matching, kita juga mempertemukan inovator dengan pendanaan mitra dan industri sekaligus menjadikan Digination sebagai etalase karya anak bangsa. Dan yang terpenting, pekerjaan kita tidak selesai ketika acara ini berakhir. Justru setelah forum ini selesai, pekerjaan sesungguhnya dimulai,” ujar Hernawan.

Hernawan, menambahkan OJK terus membangun siklus pengembangan inovasi yang berkelanjutan melalui dialog, pengujian, implementasi, dan kembali berdialog. Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan agar ekosistem inovasi terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata.

Selain mendorong inovasi, OJK memprioritaskan kerangka regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tokenisasi aset, blockchain, dan aset kripto. Pengembangan inovasi tersebut dilakukan beriringan dengan penguatan pelindungan konsumen dan literasi masyarakat.

Penguatan sektor IAKD juga ditopang oleh berlakunya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang menyempurnakan kerangka hukum pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Penyempurnaan regulasi tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan ruang pertumbuhan industri yang sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Arah pengembangan tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Peta Jalan IAKD 2026–2031.

Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengapresiasi langkah OJK dalam mendorong inovasi digital melalui OJK Digination Day. Menurut dia, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pihak yang kompeten di industri sehingga diharapkan dapat menghasilkan inovasi untuk merespons dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan.

“Inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto juga menjadi salah satu sumber pembiayaan baru yang berpotensi menjawab tantangan struktural pembiayaan di Indonesia. Penggunaan inovasi keuangan digital juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Misbakhun.

Dia menilai potensi tersebut perlu didukung regulasi yang adaptif, akses pendanaan, penguatan kapasitas, serta pengembangan talenta digital. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong lahirnya inovasi yang bertanggung jawab sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta dan pemimpin dalam ekosistem keuangan digital.

Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria mengatakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan OJK menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inovatif sekaligus aman.

“Komdigi menyiapkan prasarana digital, kebijakan AI, dan talenta digital, sementara OJK memastikan inovasi bisa bertumbuh dalam koridor kehati-hatian, pelindungan konsumen, dan stabilitas sistem keuangan. Dua peran ini saling melengkapi dan bukan saling menggantikan. Ke depan, kami mengajak OJK dan seluruh ekosistem yang hadir hari ini untuk memperkuat sinergi ini,” kata Nezar.

Pertumbuhan Aset Keuangan Digital dan Kripto

OJK mencatat hingga Juli 2026 jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital di Indonesia mencapai 22,93 juta akun. Pada periode yang sama, nilai transaksi aset kripto tercatat Rp20,52 triliun, sedangkan nilai transaksi derivatif mencapai Rp3,41 triliun.

Aktivitas tersebut ditopang infrastruktur pasar yang terdiri atas dua bursa aset keuangan digital, dua lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, dua pengelola tempat penyimpanan, serta 26 pedagang aset keuangan digital berizin per Juli 2026.

Pada bursa CFX tercatat 1.214 aset dan 49 derivatif, sedangkan bursa ICEX mencatat 871 aset yang dapat diperdagangkan.

Di sisi inovasi teknologi sektor keuangan, OJK mencatat terdapat delapan penyelenggara pemeringkat kredit alternatif dan 16 penyelenggara agregasi jasa keuangan pada Juli 2026. Secara keseluruhan, penyelenggara tersebut telah menjalin 1.357 kemitraan dengan Lembaga Jasa Keuangan.

Luncurkan Buku Saku Aset Keuangan Digital

Dalam kesempatan yang sama, OJK meluncurkan Buku Saku 2.0 Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto. Buku tersebut disusun bersama industri sebagai panduan praktis bagi masyarakat untuk memahami karakteristik, manfaat, dan risiko aset keuangan digital serta aset kripto.

Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Adi Budiarso mengatakan buku tersebut merupakan hasil kolaborasi OJK, asosiasi pelaku usaha, dan pemerhati sektor digital.

“Buku ini merupakan hasil karya anak-anak digital Indonesia, baik dari OJK maupun dari asosiasi pelaku usaha dan para pemerhati. Saya mengundang Bapak-Ibu selanjutnya untuk terus meningkatkan kualitas dari buku ini. Ini bertujuan untuk meningkatkan awareness serta kecerdasan finansial. Jangan lupa, kecerdasan finansial adalah tonggak utama untuk mencapai financial well-being,” kata Adi.

Menurut Adi, OJK Digination Day 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat orkestrasi ekosistem keuangan digital nasional yang berdaya saing, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

“OJK Digination Day Tahun 2026, kami hadirkan bukan sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai ruang kerja bersama untuk regulator, industri, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk bertemu, berdiskusi, untuk menyelaraskan arah dan masa depan sektor keuangan digital Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang untuk menguji gagasan dan memastikan diskusi menghasilkan dampak nyata,” ujar Adi.

Dia menambahkan, peningkatan kualitas literasi keuangan dan kecerdasan finansial menjadi salah satu tonggak penting untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

Ke depan, OJK akan memusatkan pengembangan IAKD pada tiga agenda utama, yakni memperdalam ekosistem yang telah terbentuk (deepening), memperluas jangkauan dan pemanfaatan inovasi (widening), serta memperkuat pelindungan konsumen dan mitigasi risiko (safeguarding).

Ketiga agenda tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan digital Indonesia yang semakin inklusif, aman, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan RI Herman Saheruddin, Chief Technology Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Sigit Puji Santosa, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait, asosiasi industri, akademisi, praktisi, dan penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK).

Saya juga memperbaiki beberapa bagian yang kurang efektif, misalnya “demikian disampaikan”, pengulangan frasa, salah ketik “ganggasan” → “gagasan”, serta mengubah beberapa kalimat pasif menjadi lebih lugas. Saya mempertahankan angka, nama, kutipan, dan substansi sebagaimana naskah sumber.

Sumber: Siaran Pers

Terpopuler

jembatan garuda
Buka Keterisolasian Wilayah, Gubernur Kalteng Resmikan Jembatan Garuda di Sukamara
KALIMANTAN TENGAH
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

OJK Kalsel Catat Ekonomi Daerah Tumbuh 5,67 Persen di Tengah Gejolak Global

OJK Tegaskan PT Investindo Public Optima Tidak Memiliki Izin IPO

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

Jokowi: Memanasnya Konflik Israel dan Hamas Bisa Membuat Harga BBM Subsidi Maupun Non Subsidi Naik

Stand Kabupaten Tala Diminati Pengunjung Pameran Inacraft 2025

Opsen Pajak 66 Persen Berlaku 2025, Pemprov Kalsel Berikan Insentif 25 Persen

Berikan Pengarahan di Ditjen SPPR, Menteri Nusron Fokus Benahi Pelayanan dan Kualitas SDM

DJP Perpanjang Masa Aktif Kode Billing Pajak Jadi 14 Hari

OJK Kalsel Dorong Pengembangan Ekonomi Daerah Lewat Budidaya Padi Apung

KPK Amankan Uang Tunai dan Dokumen dalam Pengusutan Suap Pemeriksaan Pajak

TAGGED:Berita OJKJAKARTAojkOJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital melalui Digination Day 2026Otoritas Jasa Keuangan
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Job Fair BRI Gelar Job Fair di UIN Banjarmasin
Next Article jembatan garuda Buka Keterisolasian Wilayah, Gubernur Kalteng Resmikan Jembatan Garuda di Sukamara

Latest News

SMAN 1 Balai Riam
Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Balai Riam, Tekankan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
KALIMANTAN TENGAH Agustus 28, 2026
Job Fair
BRI Gelar Job Fair di UIN Banjarmasin
Ekonomi Agustus 27, 2026
try out huma betang
Disdik Kalteng Dukung Try Out Huma Betang, Tekankan Pentingnya Adaptasi Pembelajaran Digital
KALIMANTAN TENGAH Agustus 27, 2026
try out
Ratusan Siswa Ikuti Try Out Huma Betang, Ditekankan Pentingnya Strategi Pilih Jurusan
KALIMANTAN TENGAH Agustus 27, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?