lenterakalimantan.com, KANDANGAN – Cabor Binarga Kabupaten Tanah Laut ikut serta meramaikan Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ke- XI di Hulu Sungai Selatan (HSS).
Ada dua atlet yang diturunkan pada kejuaraan ini, setelah beberapa bulan lalu telah selesai melakukan seleksi atlet Binaraga oleh Pengurus Cabang Perkumpulan Binaraga Fintess Indonesia (PBFI) Tanah Laut.
“Atlet Mens Sport Physique Muhammad Andra dan atlet Mens Athletic Physique Akhmad Nurwakhid,” kata Manager Cabor PBFI Tala Muhammad Rudito, Sabtu (5/11).
Ia menyebut, atlet Binaraga Tala sudah 100 persen bisa mengikuti pertandingan Porprov Kalsel ke XI di HSS.
“Atlet sudah ukur tinggi badan dan timbang badan setelah acara Technical Meeting, yang bertempat di Gedung Sinar Bhakti Aula Balai Desa Hamalau,” tuturnya.
Disinggung apa bisa mendapatkan medali nanti dipertandingkan Porprov Kalsel ke XI HSS.
“Tunggu saja hasilnya semoga mendapatkan yang terbaik buat atlet Binaraga Tala,” tandasnya.
Dari pantauan media ini, saat berlangsungnya Technical Meeting Cabor Binaraga dan Fitness di hadiri Yuda Pribadi selaku Technical Delegate Cabor Binaraga dan Fitness Porprov XI HSS dan 9 Juri yang akan memberikan penilaian pada pertandingan nanti.
Yuda Pribadi dalam keterangan tertulisnya, mengatakan Porprov Kalsel ke -XI di HSS ini Cabor Binaraga dan Fitness, ada 9 kelas yang di pertandingkan.
Kelas Binaraga mempertandingkan kelas, 60 Kg, 65 Kg ,70 Kg ,75 Kg, 80 Kg ,85 Kg dan
85 Kg+ dan kelas Mens Sport Physique, Mens Athletic Physique.
Secara teknis Yuda menjelaskan, untuk binaraga, berat badan harus sesuai dengan kelas yang di ikuti, tidak ada toleransi berat badan.
Contohnya di kelas 60 Kg maka berat badan maksimal 60,00 Kg, lebih aman kalau berat atlet 59 Kg atau bisa kurang.
Selanjutnya, untuk kelas mens sport physique tinggi badan – 100 = berat badan maksimal. contohnya tinggi 165 cm, maka berat badan maksimal 65 Kg.
Kelas mens athletic physique, tinggi badan -100 + 2= berat maksimal. Misalnya tinggi 170 maka berat maksimala boleh 72 Kg.
Menurutnya, di pertandingan nanti masing-masing kelas maksimal di isi 2 Atlet, sesuai dengan entry by number oleh Pengcab masing-masing.
“Pengcab yang mendaftarkan lebih dari 2 atlet dalam 1 kelas maka akan di beri kesempatan untuk menentukan kelas lain,” pungkasnya.


