lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sebanyak 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, Kamis (5/2/2026) pagi, di Aula Kayuh Baimbai. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Wali Kota Yamin menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial atau rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap posisi diisi aparatur yang kompeten, berintegritas, dan berkomitmen melayani masyarakat.
“Pelantikan ini bukan formalitas administratif. Ini adalah upaya strategis agar jabatan diisi oleh aparatur yang benar-benar siap bekerja dan bertanggung jawab,” ujar Yamin dalam sambutannya.
Dari total 124 pejabat yang dilantik, sebanyak 95 orang merupakan pejabat administrator dan pengawas, 11 pejabat pengawas di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD), serta 18 pejabat fungsional. Seluruhnya diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah menjadi program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat Banjarmasin.
BACA JUGA : Pemkot Banjarmasin Perkuat Daya Saing UMKM Lewat INACRAFT 2026
Sejumlah pejabat yang dilantik mencerminkan penyegaran dan penguatan struktur lintas sektor. Apriana Amalia, SE, MM, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perencanaan Sosial, Pemerintahan, dan Pembangunan Manusia Bappeda Litbang Kota Banjarmasin, dipercaya sebagai Inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat Kota Banjarmasin. Herman Hidayatullah, S.STP, M.Si, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dilantik sebagai Camat Banjarmasin Tengah. Sementara Arif Agung Saptoto, S.Kom, M.Kom, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfotik, kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Menurut Yamin, pergeseran jabatan dilakukan setelah melalui proses evaluasi kinerja selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa perubahan posisi merupakan bagian dari dinamika birokrasi pemerintahan daerah.
“Kurang lebih 11 bulan kami melakukan penilaian dan evaluasi. Pergeseran ini tentu ada yang merasa nyaman maupun kurang nyaman, namun kami ingin ini menjadi motivasi untuk menunjukkan kinerja nyata,” katanya.
Yamin menambahkan, tantangan birokrasi ke depan menuntut aparatur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, transparan dalam bekerja, serta siap dievaluasi secara terbuka oleh pimpinan dan masyarakat. Khusus bagi pejabat di BPKPAD, ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.
BACA JUGA : Gubernur Kalsel Terima Antasari Award 2026 dari UIN Antasari Banjarmasin
Di akhir arahannya, Yamin mengingatkan bahwa sumpah jabatan merupakan ikatan moral yang disaksikan Tuhan Yang Maha Esa. Ia menegaskan kepercayaan yang diberikan harus dibuktikan dengan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota Banjarmasin membutuhkan ASN yang siap bekerja, siap dievaluasi, dan siap bertanggung jawab atas hasil kinerjanya,” pungkasnya.
Melalui pelantikan ini, Pemkot Banjarmasin menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kinerja demi terwujudnya Banjarmasin yang maju dan sejahtera.
Sumber : MC BJM
Editor : Tim Redaksi


