• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Pemprov Kalsel Bahas Pengendalian Inflasi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Pemprov Kalsel Bahas Pengendalian Inflasi
KALIMANTAN SELATAN

Pemprov Kalsel Bahas Pengendalian Inflasi

Ikhsan Makkawali
Last updated: Maret 10, 2026 10:11 am
Ikhsan Makkawali
Share
3 Min Read
Inflasi Kalsel
Pemprov Kalsel Bahas Pengendalian Inflasi. Foto: Adpim Kalsel
SHARE

lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pertemuan bersama sejumlah lembaga terkait untuk membahas kondisi inflasi daerah yang tergolong tinggi secara nasional.

Pertemuan tersebut dipimpin Gubernur Kalsel, H Muhidin di kediamannya di Banjarmasin, Minggu  (8/3/2026) malam, sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian terkait pengendalian inflasi di daerah.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat Jenderal Perbendaharaan, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel.

Berdasarkan data BPS, inflasi Kalsel pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,86 persen secara bulanan (month to month/MtM), lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 0,68 persen.

Sementara secara tahunan (year on year/YoY), inflasi Kalsel mencapai 5,97 persen, juga lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 4,76 persen.

Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, menyebutkan sejumlah komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi di daerah tersebut, di antaranya tarif listrik, emas perhiasan, beras, daging ayam ras, serta sigaret kretek mesin.

Gubernur H Muhidin mengatakan, tingginya inflasi di Kalsel terutama dipengaruhi oleh komponen listrik dan emas.

“Penyumbang inflasi paling tinggi pertama listrik, kedua emas, dan selebihnya komoditas lain. Untuk listrik secara nasional sebenarnya hampir sama karena tahun lalu ada program diskon listrik 50 persen, sehingga dalam perbandingan tahunan terlihat meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, komoditas emas juga menjadi perhatian karena tingginya minat masyarakat Kalimantan Selatan terhadap emas perhiasan.

“Di Kalsel ini daya beli masyarakat terhadap emas perhiasan cukup tinggi, bahkan inflasinya lebih tinggi dibandingkan nasional,” katanya.

Karena itu, Muhidin mengimbau masyarakat agar lebih mempertimbangkan jenis investasi emas yang dipilih.

“Kami mengimbau masyarakat jika ingin berinvestasi emas sebaiknya memilih emas batangan, bukan perhiasan, karena lebih aman sebagai investasi dan nilainya lebih stabil,” ujarnya.

BPS juga mencatat harga emas perhiasan dalam setahun terakhir mengalami kenaikan hingga 78,99 persen sehingga memberikan kontribusi besar terhadap inflasi di daerah.

Muhidin menjelaskan, apabila tanpa pengaruh diskon listrik pada Februari 2025 dan tanpa kenaikan harga emas, inflasi tahunan Kalimantan Selatan diperkirakan hanya sekitar 1,87 persen.

Di sisi lain, kontribusi inflasi dari sektor pangan dinilai relatif kecil. Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi mencukupi.

“Untuk pangan relatif rendah. Stok bahan pokok di Kalsel juga cukup menjelang Lebaran sehingga diharapkan harga tetap stabil,” kata Muhidin.

Ia juga menilai tingginya minat masyarakat membeli emas berkaitan dengan kondisi ekonomi daerah yang cukup baik.

“Perekonomian Kalsel cukup bagus dan berada di atas nasional, sehingga daya beli masyarakat meningkat, termasuk dalam membeli emas,” ujarnya.

Pemprov Kalsel bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan harga dan mengambil langkah-langkah pengendalian agar inflasi di daerah tetap terkendali.

Editor: Tim Redaksi

Terpopuler

Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?
Otomotif
Penandatanganan Nota kesepakatan yang dilakukan oleh PT. Arutmin Indonesia Site Asam-Asam dengan Politeknik Negeri Tala di Aula lantai dasar Gedung TI Politala, Kamis (18/3/2021).
Kembangkan Pertanian Terpadu Arutmin Asam-Asam Gandeng Politeknik Negeri Tala
Berita
Genjot PAD, Bapenda Tala Bakal Data Objek Pajak
Uncategorized
Kasus Covid-19 di Tala Tinggi Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Tahun Ajaran Baru
Uncategorized
kasus Covid-19 di Tala masih Tinggi
Kasus Covid-19 di Tala Tinggi Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Tahun Ajaran Baru
Uncategorized

You Might Also Like

Sektor Perikanan Menjanjikan, Ardiansyah Minta Diprioritaskan

Bumdes Ujung Tombak Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa

Tim Bola U40 Kecamatan Alalak Masuk Semifinal

Fashion Show Limbah Sambut Harjad Banjarmasin ke-499, Dorong Kreativitas Daur Ulang

Kejati Kalsel Selamat Uang Negara Rp 18 Miliar

Pemko Banjarmasin Tegaskan Komitmen Pendidikan Karakter Sejak Dini

Sewa Kapal Perikanan dan Sewa Beli di Tala Masih Banyak Nunggak

PT. Bhumi Rantau Energi Ekspos Rencana Penghijauan Wilayah Tapin

Pj Bupati Tapin Beserta Istri Jenguk Korban Kecelakaan KM 29 Banjarbaru

Buka Jambore Kader Posyandu 2023, Bupati HST Titipkan Pesan Ini!

TAGGED:BanjarmasinBank Indonesia KalselBPS KALSELGubernur Kalsel H MuhidinOJK KalselPemprov KalselPemprov Kalsel Bahas Pengendalian Inflasi
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article TP PKK Tala Upaya Stabilkan Harga Pangan, TP PKK Tanah Laut Hadirkan Sembako Murah
Next Article dinkes tala Tak Sekadar Pasar Murah, Dinkes Tala Hadirkan Solusi Kesehatan Gratis bagi Warga

Latest News

Tahsinul Qur’an
Muslimat NU Bersama TP PKK dan DWP Batola Gelar Tahsinul Qur’an
KALIMANTAN SELATAN Maret 16, 2026
Saham AADI Direkomendasikan Speculative Buy, Berpeluang Menguat ke Rp10.800
Berita Maret 16, 2026
Praktik Serahkan KTP Saat Masuk Gedung Dinilai Berpotensi Langgar Perlindungan Data Pribadi
Berita Maret 16, 2026
Pasar Murah
Pasar Murah Ramadan di Banjarmasin Selatan Jadi Titik Terakhir Jelang Lebaran
KALIMANTAN SELATAN Maret 16, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?