lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai (Pangdam XXII/TB) Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin dan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Agustiar Sabran memperkuat sinergi melalui kegiatan penanaman pohon dan lomba menembak di Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Kamis (16/4/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalsel menanam pohon matoa (Pometia pinnata) di kawasan Makodam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo, Sekretaris Daerah, Linae Victoria Aden, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kalsel dan Kalteng.
Dari Kalsel, hadir di antaranya Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kabinda Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, serta Kepala Bank Indonesia Kalsel, Fadjar Majardi.
Pohon matoa yang ditanam merupakan tanaman khas Papua yang dikenal memiliki nilai ekologis dan ekonomi. Penanaman ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus mempererat kerja sama antarwilayah.
Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menembak pistol jarak 20 meter di lapangan tembak Makodam XXII/TB yang diikuti para pimpinan daerah dan unsur Forkopimda.
Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan, sebagai kodam yang membawahi dua provinsi, kolaborasi lintas daerah sangat diperlukan, terutama dalam mendorong pembangunan dan pengembangan ekonomi, termasuk di wilayah perbatasan.
“Sinergi kebersamaan untuk membangun daerah sangat kita butuhkan, termasuk pengembangan ekonomi di kawasan perbatasan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana penguatan organisasi TNI AD di wilayah Kodam XXII/TB, dengan target pembentukan satuan tempur hingga tingkat kabupaten.
“Diharapkan pada 2027 atau 2029 seluruh target dapat terealisasi. Setiap kabupaten ditargetkan memiliki satu batalyon, tentu dengan dukungan pemerintah daerah,” katanya.
Gubernur Kalsel, H Muhidin menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya mempererat hubungan antarprovinsi yang bertetangga.
“Letak wilayah yang berdekatan menuntut adanya kerja sama dan sinergi untuk mendukung pembangunan masing-masing daerah,” ujarnya.
Senada, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan.
“Membangun itu perlu sinergi dan kolaborasi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan TNI semakin solid dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas kawasan.
Editor: Tim Redaksi


