lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin di Aula Zafry Zamzam, Kampus 1 UIN Antasari, Kamis (23/04/2026).
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). MoU itu berfokus untuk mendukung dua dari tujuh program prioritas Pemkab Tabalong, yakni program Beasiswa 1.000 Sarjana dan Satu Desa Satu Dai.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, dengan Rektor UIN Antasari, Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah.
Rifani menyampaikan bahwa penandatanganan itu menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.
“Harapan kami, setelah MoU dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dilaksanakan, putra-putri Tabalong yang berkuliah di UIN dapat segera memanfaatkan program-program yang telah disiapkan pemerintah daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga berharap kolaborasi tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan formal, tetapi juga merambah ke ranah penelitian dan pengabdian masyarakat, seperti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Ia menegaskan bahwa Tabalong sangat terbuka untuk menjadi lokasi KKN bagi mahasiswa UIN Antasari, mengingat posisi strategis daerah tersebut.
“Tabalong tengah dipersiapkan sebagai gerbang utama sekaligus wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2028. Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi sangat krusial,” tegasnya.
Kolaborasi Sejalan dengan Tridharma Perguruan Tinggi
Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN Antasari, Nida Mufidah, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi sejalan dengan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Nida menambahkan bahwa kerja sama akan membuka pintu lebih lebar bagi pelajar asal Tabalong untuk menempuh studi melalui dukungan beasiswa. Terlebih, UIN Antasari telah memiliki program yang sangat relevan dengan kebutuhan daerah, salah satunya Program Khusus Ulama (PKU) yang selaras dengan visi Satu Desa Satu Dai milik Pemkab Tabalong.
“Kehadiran MoU ini tentu akan memudahkan calon mahasiswa dalam menempuh studi melalui jalur bantuan beasiswa. Mengingat ujian masuk perguruan tinggi dan seleksi mandiri akan segera dilaksanakan, kami mengundang putra-putri terbaik Tabalong untuk bergabung di UIN Antasari,” ajaknya.
Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berharap sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat. Tujuannya adalah untuk mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Editor: Rizki


