Bupati Balangan Lepas 15 Peserta Dharmayatra ke India-Nepal di Aula Benteng Tundakan

Bupati Balangan Abdul Hadi menggelar foto bersama di kegiatan pelepasan keberangkatan para peserta Dharmayatra menuju India dan Nepal 2024, di Aula Benteng Tundakan, Paringin, Minggu (2/6/2024). Foto: Windi/lenterakalantan.com
Bupati Balangan Abdul Hadi menggelar foto bersama di kegiatan pelepasan keberangkatan para peserta Dharmayatra menuju India dan Nepal 2024, di Aula Benteng Tundakan, Paringin, Minggu (2/6/2024). Foto: Windi/lenterakalantan.com

lenterakalimantan.com, PARINGIN – Bupati Balangan Abdul Hadi melepas sebanyak 15 orang peserta Dharmayatra ke India dan Nepal di Aula Benteng Tundakan, Kecamatan Paringin, Minggu (2/6/2024).

Terkait hal ini, Bupati Balangan Abdul Hadi menyampaikan bahwa kepada para peserta dharmayatra yang berangkat ke negara India dan Nepal supaya menjaga dan memperhatikan kesehatannya.

Bacaan Lainnya

“Semoga kegiatan yang dijalani di India dan Nepal bisa menambah dan membuka wawasan bagi para peserta dharmayatra untuk memperdalam ilmu agamanya,” ucapnya.

Bupati Abdul Hadi juga menambahkan, pemerintah daerah tidak tebang pilih dalam memberikan dana hibah untuk bidang keagamaan, di mana di Kabupaten Balangan semua agama yang ada tentunya dapat hidup rukun dan saling berdampingan.

“Kepada para peserta dharmayatra semoga mendapatkan keselamatan, baik saat berangkat, maupun kembali nanti, semoga apa yang dilakukan bisa mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kita semua,” kata Bupati Abdul Hadi kepada para serta Dharmayatra Kabupaten Balangan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Keagamaan Buddha (KLKB) Balangan, Haryani menyampaikan bahwa, para peserta dharmayatra yang berangkat ke India dan Nepal berjumlah 18 orang.

“Peserta dharmayatra yang diberangkatkan oleh pemerintah daerah sebanyak 15 orang, sedangkan 3 orang lainnya berangkat secara pribadi menggunakan dana masing-masing atas kemauan sendiri,” ungkapnya.

Lama kegiatan dharmayatra ini berlangsung selama 12 hari, dari 3 Juni hingga 14 Juni 2024 yang difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui dana hibah keagamaan.

“Dharmayatra merupakan kegiatan perjalanan menuju tempat-tempat suci agama Buddha yang patut dipuja dan dihormati, dharma berarti kebaikan, sedangkan yatra berarti tempat, secara umum dharmayatra adalah melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci,” jelas Ketua Lembaga Keagamaan Buddha, Haryani.

Di sisi lain, Pandita Muda Masmurni juga menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi pemerintah daerah, terutama program keagamaan yang digagas Bupati Abdul Hadi sebegai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk bidang keagamaan.

“Kami merasa senang, bahwa Pemkab Balangan telah memberikan kontribusi bagi kegiatan keagamaan yang ada di Kabupaten Balangan,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *