lenterakalimantan.com, SEMARANG – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud (Harum) membawa harapan besar bagi kafilah Benua Etam yang berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Harum berharap kafilah Kaltim mampu mempertahankan gelar juara yang diraih pada MTQN XXX Tahun 2024. Harapan itu disampaikannya usai menghadiri pembukaan MTQN XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026).
“Khususnya kepada kafilah Kalimantan Timur, kami berdoa dan seluruh masyarakat Kaltim mendoakan semoga tetap menjadi sang juara,” ucapnya.
Menurut Harum, prestasi pada MTQN sebelumnya menjadi motivasi bagi para peserta Kaltim untuk kembali memberikan hasil terbaik pada ajang nasional dua tahunan tersebut.
Ia juga berharap seluruh rangkaian MTQN XXXI di Jawa Tengah dapat berlangsung lancar, aman, tertib, serta mendapat dukungan cuaca yang baik.
“Sebagaimana pelaksanaan MTQ daerah lain, Jateng juga berjalan lancar, sukses, cuaca mendukung, tertib, dan aman demi syiar Islam,” harapnya.
Harum sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang atas terselenggaranya MTQN XXXI Tahun 2026.
“Selamat menyelenggarakan MTQ nasional Pak Gubernur,” katanya.
Pembukaan MTQN XXXI ditandai dengan pemukulan beduk oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, didampingi Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menekankan bahwa para kafilah yang datang dari berbagai daerah membawa identitas masing-masing, tetapi dipertemukan dalam satu rumah besar bernama Indonesia.
“Perbedaan daerah, bahasa, tradisi, dan gaya membaca Alqur’an adalah kekayaan bangsa. Semua perbedaan bertemu dalam semangat persaudaraan dan syiar agama,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar menyebut MTQ sebagai salah satu kegiatan keagamaan yang memiliki jangkauan luas dan melibatkan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“MTQ ini dilaksanakan tidak saja ditingkat nasional, tetapi kabupaten kota, kecamatan bahkan kelurahan desa hingga tingkat RT, serta melibatkan lintas suku dan agama,” jelasnya.
Pembukaan MTQN XXXI di Lapangan Pancasila dihadiri para gubernur dan wakil gubernur, Ketua Umum LPTQ Nasional dan provinsi se-Indonesia, alim ulama, tokoh agama, serta ribuan masyarakat.
Gubernur Harum hadir bersama istrinya, Hj Sarifah Suraidah Harum. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Abdul Khaliq, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah, serta para pelatih, pendamping dan kafilah Kaltim.


