lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor berziarah ke Makam Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari, Jumat (5/1/2024).
Ziarah tersebut secara rutin dilaksanakan ke makam wali Allah ini selalu dilakukan Paman Birin dalam berbagai kesempatan.
Bertolak dari kediaman Mahligai Pancasila, Kamis (4/1/2024) tengah malam, Paman Birin beserta rombongan menuju kubah ulama besar Banua di kawasan Kelampayan, Astambul, Kabupaten Banjar.
Setibanya disana, Paman Birin yang didampingi Guru Sufian Al Banjari, Guru H. Ahmad Daudi langsung menuju kubah.
Di Depan kubah Datu Kelampayan, Guru Ahmad Daudi memimpin doa seraya meminta kepada Allah SWT untuk keberkahan dan keselamatan warga Banua.
Selepas ziarah, Paman Birin bersilaturahmi dengan warga sekitar. Kedatangan Paman Birin ini pun disambut dengan hangat oleh warga sekitar.
Paman Birin berserta rombongan bersyukur bisa melakukan ziarah rutin di makam Datu Kelampayan.
“Alhamdulilah bersyukur diberikan nikmat kesempatan untuk senantiasa ziarah ke makam wali. Kita memohon kepada Allah SWT, agar Banua kita selalu dilimpahkan keberkahan dan keselamatan dari segala bentuk bencana,” ungkap Paman Birin.
Tampak ikut dalan ziarah itu diantaranya Kepala Biro Umum Rospana Sofian dan tokoh muda Banua Rusbandi.
Makam Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari atau Datu Kalampayan memang menjadi salah satu makam wali Allah yang selalu dikunjungi warga dari seluruh Indonesia.
Datu Kelampayan merupakan seorang ulama besar yang berasal dari Kerajaan Banjar, Martapura yang menjadi salah satu pusat keagamaan Islam di Indonesia pada abad ke-16.
Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari berperan besar dalam penyebaran Islam pada abad ke-18 dan merupakan pengarang Kitab Sabilal Muhtadin, yang menjadi rujukan bagi para mahasiswa yang mendalami agama Islam di Asia Tenggara dan Mesir.


